Minggu, 12 April 2026

PILKADA BATAM 2024

Ketua STISIPOL Raja Haji Soal Dinamika Pilkada Batam 2024, Adu Kuat Amsakar - Marlin?

Ketua STISIPOL Raja Haji, Dr. Endri Sanopaka, S.Sos., MPM menganalisa dinamika Pilkada Batam 2024. Termasuk soal Amsakar Achmad dan Marlin Agustina.

|
Penulis: Endra Kaputra | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Istimewa
PILKADA BATAM 2024 - Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik atau STISIPOL Raja Haji Tanjungpinang Dr. Endri Sanopaka, S.Sos., MPM menganalisa dinamika Pilkada Batam 2024. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Dinamika Pilkada Batam 2024 semakin dinamis.

Partai politik peserta Pemilu 2024 mulai berani memunculkan figur mereka untuk maju di Pilkada Batam atau Pilwako Batam 2024.

Sebut saja Partai Gerindra yang menugaskan Li Claudia Chandra maju di Pilkada Batam 2024.

Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik atau STISIPOL Raja Haji, Dr. Endri Sanopaka, S.Sos., MPM menilai jika partai politik memiliki peran dan fungsi dalam kaderisasi kepemimpinan baik ditingkat nasional maupun ditingkat lokal.

Secara idealnya calon pemimpin itu melalui serangkaian proses di dalam pengkaderan yang dilakukan oleh partai politik.

Bukan semata-mata menjadikan parpol sebagai kendaraan sewaan yang hanya digunakan pada saat dibutuhkan untuk mengantar sampai ke tujuan.

Oleh karenanya, dinamika politik pemilihan kepaladaerah serentak yang akan diselenggarakan pada 27 November 2024 mendatang tetap akan menjadi bagian kontestasi dan kompetisi di antara parpol-parpol yang memperoleh kursi dari kompetisi di pemilu yang lalu.

"Dinamika politik pemilihan kepala daerah itu dinamis dan akan terus bergulir. Tanpa ada yang dapat memastikan siapa berpasangan dengan siapa," ujarnya dalam keterangan yang diterima TribunBatam.id, Selasa (3/6).

Semua partai politik yang mendapatkan kursi dari hasil pemilihan umum pada 14 Februari 2024 yang lalu menjadikan pengalaman pada pemilihan legislatif dan pemilihan presiden sebagai dasar membuat keputusan untuk menentukan calon yang akan diusung pada pilkada serentak 2024 ini.

Koalisi parpol yang terjalin pada saat pemilihan presiden yang lalu bisa saja berlanjut pada pilkada serentak nantinya, atau bahkan tidak akan sama dengan nasional.

Dewan pimpinan pusat partai politik ada yang memberikan sinyal kepada pengurus di daerah ataupun bakal calon kepala daerah untuk terus membangun komunikasi dengan partai politik peraih kursi di DPRD.

Serta tidak mesti sama dengankoalisi yang dibentuk di tingkat pusat.

Baca juga: Golkar Tunggu Kabar Amsakar Soal Pilkada Batam 2024, Prioritaskan Kader Maju Pilwako

"Hal tersebut tentunya sangat realistis, dikarenakan komposisi perolehan kursi partai politik di daerah tentunya tidak sama dan sangat bergantung kepada tokoh-tokoh politik yang memenangkan kursi di daerah," ucapnya.

Ia mencontohkan partai seperti PDI Perjuangan yang menjadi partai pemenangpemilu secara nasional, belum tentu memiliki kursi yang dapat mencalonkan sendiri pasangan calon pada Pilkada nanti.

Begitu juga seperti Partai Gerindra, Partai Golkar, PAN yang koalisinya memenangkan pasangan Prabowo-Gibran juga belum tentu memiliki kursi yang cukup untuk mengantarkan pasangan calonnya mendaftar sebagai bakal calon kepala daerah di masing-masing daerah.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved