Senin, 27 April 2026

PILKADA BATAM 2024

Ketua STISIPOL Raja Haji Soal Dinamika Pilkada Batam 2024, Adu Kuat Amsakar - Marlin?

Ketua STISIPOL Raja Haji, Dr. Endri Sanopaka, S.Sos., MPM menganalisa dinamika Pilkada Batam 2024. Termasuk soal Amsakar Achmad dan Marlin Agustina.

|
Penulis: Endra Kaputra | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Istimewa
PILKADA BATAM 2024 - Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik atau STISIPOL Raja Haji Tanjungpinang Dr. Endri Sanopaka, S.Sos., MPM menganalisa dinamika Pilkada Batam 2024. 

Baik provinsi maupun kabupaten/kota.

Partai Nasdem yang berkoalisi dengan PKS dan PKB secara nasional juga demikian halnya, belum tentu dapat bersama-sama di daerah.

Karena perolehan kursi dan juga tokoh-tokoh politik yang bakal mereka usung bisa jadi tidak sejalan dengan di tingkat pusat.

Baca juga: BREAKING NEWS - Gerindra Tugaskan Li Claudia Chandra Maju Pilkada Batam 2024

Periode sebelumnya partai yang sangat dinantikeputusannya dalam pencalonan pasangan calon adalah PDI Perjuangan.

"Tapi pasca pemilu kali ini, posisi tersebut berpindah ke Partai Gerindra dan koalisinya," sebutnya.

Jelas saja hal itu terjadi, karena siapapun yang akan bertarung sebagai calon kepaladaerah nantinya harus benar-benar mempertimbangkan jika memenangkan kontestasi.

Apakah dapat menjalin kerjasamadengan pemerintah pusat yang dipimpin oleh koalisi Partai Gerindra.

Jika yang memenangkan kontestasi bukan berasal daripartai koalisi pengusung Prabowo-Gibran.

Adu Kuat Pilkada Batam 2024

Endri Sanopaka juga mengungkap analisanya soal Pilkada Batam 2024.

Di Kota Batam, pemenang pemilu adalah Partai Nasdem, dan akan menggeser kursi pimpinan DPRD Kota Batam dari PDIP ke Partai Nasdem.

PDIP menjadi pemenang ketiga perolehan kursi dan suara di Kota Batam.

Baca juga: Amsakar Achmad Akui sudah Mendaftar ke DPP Nasdem untuk Ikut Pilkada Batam 2024

Serta berada dibawah Partai Gerindra yang menjadi pemenang kedua meskipun jumlah kursinya sama dengan PDIP.

Namun demikian, kedudukan pimpinan DPRD dan juga jumlah kursi yang cukup untuk mengantarkan pasangan calon sendiri.

Tanpa berokalisi tidak cukup membuat percaya diri Partai Nasdem untuk secara penuh mendukung kader sendiri tanpa berkoalisi dengan partai daripresiden terpilih.

Popularitas dan elektabilitas (keterpilihan) dari bakal calon Walikota Batam juga menjadi pertimbangan bagi partai politik untuk mengusungnya.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved