BATAM TERKINI
Jadi Saksi Persidangan, Istri Almiron Sihombing Minta Pelaku Dihukum Berat
Dalam sidang kedua yang dijalani terdakwa ini, istri dari Almiron Sihombing (korban) datang sebagai saksi di persidangan yang dihadirkan jaksa penuntu
Penulis: Ucik Suwaibah | Editor: Eko Setiawan
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Sidang kasus pembunuhan yang dilatarbelakangi sebab gaji belum dibayarkan terus bergulir di Pengadilan Negeri Batam, Senin (24/6/2024).
Terdakwa Rahman Padak (63) menjalani sidang kasus pidana kasus pembunuhan dengan agenda keterangan saksi.
Dalam sidang kedua yang dijalani terdakwa ini, istri dari Almiron Sihombing (korban) datang sebagai saksi di persidangan yang dihadirkan jaksa penuntut umum.
Dalam kesaksiannya tersebut ia mengatakan pada tanggal kejadian dirinya memang datang ke kawasan ruko Oryza Hill Tiban.
"6 Maret saya dan suami ke lokasi sekitar jam 12an, pelaku datang dan bertanya Pak William. Saya jawab Pak William tidak ada ditempat, kalau sudah janjian boleh telfon saja atau mau tunggu didalam juga boleh silahkan," ujar Ida Kristiani Sinaga.
Ia melanjutkan, bahwa terdakwa pada saat itu enggan untuk singgah didalam ruko dan memilih untuk menunggu di luar.
"Lalu pelaku bilang 'enggak', saya sungkan. Saya diluar saja, oke," tambah Ida.
Dalam persidangan, tersebut ia juga menyampaikan bahwa ia pergi seorang diri untuk menjemput sang anak dari sekolah.
"Setengah 3 saya jemput anak saya sekolah. Suami saya masih disana. Dapat info soal kondisi di ruko, saya langsung ke lokasi dan melihat sudah banyak darah, parang, payung," imbuhnya.
Baca juga: Kecelakaan Maut di Bintan, Pengendara Sepeda Motor Tewas di Tempat
Usai keterangan yang disampaikan, majelis hakim kemudian majelis hakim menanyakan apakah dirinya dengan terdakwa sudah lama kenal, ia mengatakan tidak.
"Saya baru tahunya terdakwa pas 1 Maret 2024 itu. Soalnya kita baru diminta bantu juga. Kami dari agen kalau promosi melalui fb, kita enggak pernah stanby. Kalau ada yang cek atau survei lokasi baru kami kesana," paparnya.
Tentu saja kejadian yang menimpa sang suami tersebut membuat hatinya sakit.
Sebab selain meninggalkan dirinya seorang diri, juga anak-anaknya yang masih kecil dan sekolah.
Di luar persidangan, ibu 3 anak ini mengungkap sebelum kejadian naas itu terjadi, tidak ada firasat apapun yang ditunjukkan kepadanya.
"Enggak ada firasat apapun, enggak ada tanda-tanda gimanapun. Karena memang kami selalu bersama," ujar Ida Kristiani.
| Harga LPG Non-Subsidi Naik di Batam, Tabung 12 Kg Tembus Rp243 Ribu, Gas Melon Aman |
|
|---|
| Begal Sadis Menangis Saat Dikeroyok Warga di Batam, Ternyata Pelaku Seorang Residivis |
|
|---|
| Korban Penggelapan Mobil Tunggu Hingga Subuh di Polresta Barelang, Muncul Dugaan Kasus Lain |
|
|---|
| Warga Sekupang Menjerit, Bau Menyengat Diduga dari PT Hong Yuan Bikin Sesak Napas Tiap Malam |
|
|---|
| Aksi Penendangan di Batam Picu Kemarahan Polisi, Ratusan Motor Brong Disikat Satlantas Barelang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/IMG-20240624-WA0022.jpg)