PPDB BATAM

Titik Koordinat Sistem Zonasi PPDB Masih Jadi Keluhan Wali Murid di Batam

Kepala Sekolah SMP N 12 Batam, Nurmi mengatakan PPDB yang berlangsung di tempatnya sudah berjalan dengan lancar.

|
Penulis: Ucik Suwaibah | Editor: Eko Setiawan
Tribunbatam.id/Ucik Suwaibah
Kepala Sekolah SMP N 12 Batam, Nurmi saat dijumpai di sekolah, Rabu (26/6/2024) 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Saat ini Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jalur zonasi dan perpindahan orangtua untuk SMP Negeri di Kota Batam tengah berlangsung.

Jalur ini dibuka dari tanggal 26 Juni 2024 hingga 1 Juli 2024.

Beberapa sekolah juga telah membentuk panitia PPDB guna mengantisipasi adanya permasalahan yang kerap muncul saat pendaftaran siswa baru.

Kepala Sekolah SMP N 12 Batam, Nurmi mengatakan PPDB yang berlangsung di tempatnya sudah berjalan dengan lancar.

"Hingga saat ini untuk PPDB jalur zonasi dan perpindahan lancar. Beberapa kendala menurt kami masih wajar dan teratasi. Jadi memang ada beberapa dari orangtua dan walimurid yang terkendala saat mengisi pendaftaran, dan itu tidak banyak ya tidak sampai 10 hingga saat ini," ujar Nurmi saat dijumpai di SMP N 12 Batam, Rabu (26/6/2024)

Dalam mengatasi permasalahan terkait PPDB, pihaknya telah membuat pos aduan untuk membantu orangtua dan walimurid yang ingin mendaftar di SMP N 12 Batam.

Baca juga: Banyak Orangtua di Tanjungpinang Patah Semangat Dengan PPDB, Kini Pasrahkan Hasil ke Anaknya

"Benar, kami buka pos aduan. Memang bertujuan untuk membantu yang kesulitan dalam pendaftaran bisa langsung datang dan kami arahkan," imbuhnya.

Nurmi menjelaskan, sejauh ini masalah titik koordinat tidak tepat masih menjadi langganan pada jalur zonasi.

"Kebanyakan permasalahan itu adalah titik koordinat yang tidak terdeteksi atau tidak terbaca, nah yang mengalami itu datang kemari untuk menjelaskan sembari berkonsultasi atas apa yang dialaminya," terang Nurmi.

Selain titik koordinat, ada juga permasalahan yang dialami walimurid terkait dokumen yang diunggah harus sesuai dengan data siswa.

"Jadi permasalahan lain, itu lebih ke orangtua yang belum begitu menguasai teknologi, yang meminta bantu titik koordinat kami bantu. Persoalan lain masih ada kk nya yang tidak sama, dia harus menggunakan zonasi, ukuran foto, ada juga yang aksesnya sulit dan sebagainya," paparnya.

Nurmi mengatakan, sejauh ini untuk proses PPDB sesuai dengan kuota dan daya tampung pada setiap sekolahan.

Di SMPN 12 Batam untuk daya tampung siswa baru ada 8 lokal, dimana 1 lokal diisi oleh 40 siswa, jika ditotal akan ada 320 siswa baru yang masuk.

PPDB jalur Prestasi 30 dari pendaftar ada 208 Pendaftar dan 96 diterima, sedangkan Afirmasi ada 34 orang pendaftar dan 25 diterima.

Pada jalur zonasi dan perpindahan, tercatat sudah ada 143 pendaftar, dan sesuai aturan akan ada lebih kurang 160 siswa yang diterima dari jalur ini.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved