PPDB BATAM

Disdik Batam Ungkap Fakta Suram Dunia Pendidikan Gegara Ruang Kelas Minim

Selain PPDB Batam 2024, Kepala Disdik Batam Tri Wahyu Rubianto mengungkap kendala dalam meningkatkan mutu pendidikan di Batam. Apa itu?

TribunBatam.id
PPDB BATAM - Kepala Dinas Pendidikan atau Kadisdik Batam Tri Wahyu Rubianto, ST, Msi dalam acara Tribun Podcast yang dipandu oleh Redaktur Tribun Batam Sihat Manalu. Ia mengungkap 'PR' Disdik Batam dalam meningkatkan mutu pendidikan di Batam. Salah satunya penambahan ruang kelas baru (RKB). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Potret buram dunia pendidikan di Batam selain Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB 2024 rupanya masih belum tuntas.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Batam, Tri Wahyu Rubianto mengungkap masih ada sekolah yang terpaksa melakukan sistem belajar secara online alias daring.

Kondisi ini akibat keterbatasan ruang kelas untuk mendukung kegiatan belajar mengajar.

Tri juga mengungkap jika masih ada sekolah di Batam yang terpaksa menjalankan tiga sif kegiatan belajar mengajar dalam satu hari.

Penyebabnya lagi-lagi karena keterbatasan ruang kelas baru (RKB).

"Bayangkan, masih ada yang menerapkan belajar sistem daring, padahal pandemi sudah lewat. Hal ini tentu saja sangat tidak efektif. Peserta didik tidak bisa belajar secara maksimal, begitu juga dengan guru yang harus mengajar seharian penuh," ungkap Tri.

Tri menjelaskan, pembangunan RKB merupakan solusi konkret untuk mengatasi masalah klasik yang kerap menghantui dunia pendidikan di Batam tersebut.

Proyek RKB diharapkan dapat rampung paling cepat pada September atau Oktober 2024 mendatang.

Pembangunan RKB sendiri menelan anggaran sebesar Rp56 miliar, yang bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Batam dan Dana Alokasi Khusus (DAK).

Untuk mengatasi masalah tersebut, Disdik Batam telah merencanakan pembangunan puluhan RKB yang tersebar di berbagai sekolah di kawasan padat penduduk.

Rinciannya, 14 RKB akan dibangun untuk Sekolah Dasar (SD) dan 24 RKB untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Baca juga: BREAKING NEWS - Pengumuman PPDB Batam Hari Ini, Kadisdik Akui Kuota SMPN Terbatas

Selain itu, Disdik juga akan melakukan rehabilitasi terhadap 26 ruangan SD dan satu ruang SMP, termasuk toilet, ruang guru, perpustakaan, dan fasilitas pendukung lainnya.

Dengan adanya penambahan RKB dan perbaikan fasilitas sekolah ini, diharapkan sistem sif dan pembelajaran daring dapat segera dihapuskan.

"Ya, target kita ke depan tidak ada lagi sekolah di Batam yang menerapkan sistem sif, baik untuk SD maupun SMP. Dengan begitu, peserta didik dapat belajar dengan nyaman dan optimal, menyerap ilmu sebaik mungkin dari guru-guru mereka," pungkas Tri. (TribunBatam.id/Aminuddin)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News

Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved