KARIMUN TERKINI
Lanal Karimun Tangkap Speedboat Angkut PMI Ilegal dari Malaysia, Ada Warga Batam
Lanal Karimun amankan empat orang terkait PMI ilegal yang masuk dari Malaysia. Dua di antaranya PMI ilegal, dua lagi tekong dan pembantu tekong
Penulis: Yeni Hartati | Editor: Dewi Haryati
KARIMUN, TRIBUNBATAM.id - Pangkalan TNI AL Tanjung Balai Karimun mengamankan empat orang terkait Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal di perairan Kabupaten Karimun.
Danlanal Tanjungbalai Karimun, Letkol Laut (P) Anro Casanova mengatakan, penangkapan empat orang itu diawali ketika petugas melihat kapal speedboat melaju dari arah perairan Kukup Malaysia menuju Pulau Karimun Anak.
"Begitu melihat kapal ini melintas dari arah Kukup, anggota kita yang berada di Pos AL langsung melakukan pengejaran," ujar Letkol Anro, Kamis (27/6/2024).
Ia menambahkan setelah berhasil menghentikan speedboat dan dilakukan pemeriksaan, ditemukan empat orang berada di kapal. Keempatnya lalu dibawa ke Mako Lanal Karimun.
Baca juga: Polres Tanjungpinang Gagalkan Penyelundupan PMI Ilegal, Hendak Berangkat ke Vietnam
Hasil pemeriksaan, keempat orang itu terdiri dari seorang tekong berinisial S (34), pembantu tekong Z (22) serta dua orang diduga PMI ilegal yang hendak diselundupkan kembali ke Indonesia dari Malaysia, yakni RS (25) dan DD (32).
"Ada dua PMI itu merupakan warga Baloi Batam dan satu lagi adalah warga Teluk Uma Karimun," ujarnya.
Terhadap kasus ini, TNI AL akan melimpahkan ke BP3MI Kabupaten Karimun untuk dilakukan proses lebih lanjut.
"Kita sudah koordinasi untuk langsung limpahkan, agar bisa diproses lebih lanjut terhadap para PMI tersebut atau dipulangkan," ujarnya.
Menurutnya, wilayah perairan Karimun merupakan wilayah yang berbatasan langsung dengan negara Malaysia dan Singapura.
Baca juga: Tiga Sindikat Pengiriman Calon PMI Ilegal ke Vietnam Ditangkap di Tanjungpinang
Sehingga dimanfaatkan oleh para pelaku untuk pengiriman PMI non prosedural dari negara Indonesia menuju Malaysia maupun sebaliknya.
"Sesuai instruksi Panglima Koarmada, TNI AL harus mampu mengatasi setiap bentuk gangguan keamanan di Selat Singapura dan Selat Malaka termasuk PMI ilegal," ujarnya. (TRIBUNBATAM.id / Yeni Hartati)
Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News
| CFD Karimun Terus Berbenah, Kini Semakin Tertata dan Menarik, UMKM dan Komunitas Terus Berdatangan |
|
|---|
| Tak Peduli Hujan Lebat, Pemkab Karimun Tetap Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila |
|
|---|
| Bupati Karimun Wacanakan Sertifikat TPQ Jadi Dokumen Pendamping Masuk SMP dan MTs |
|
|---|
| Bupati Karimun Minta BUMD Harus Beri Dampak Nyata ke Masyarakat, Serap 108 Tenaga Kerja Lokal |
|
|---|
| Liza Bharlyantie Hilsya Resmi Dilantik Bupati Karimun Sebagai Dirut PT Pelabuhan Karimun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/27062024PMI-Ilegal-di-Karimun.jpg)