MATA LOKAL CORNER

Akademisi Unrika Sebut Lawan Kotak Kosong Menciderai Demokrasi Pilkada 2024 di Batam

Linayati Lestari dari Unrika sebut, lawan kotak kosong di Pilkada selain menciderai demokrasi juga membuat masyarakat tak punya tawaran pilihan lain

Penulis: Febriyuanda | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Argianto
Narasumber Mata Lokal Corner (MLC) Tribun Batam , Dosen Fisipol Universitas Riau Kepulauan (Unrika) Linayati Lestari. Lina bicara soal Pilkada Batam 2024 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Akademisi Universitas Riau Kepulauan (Unrika), Linayati Lestari berkomentar soal kemungkinan penyelenggaraan Pilkada 2024 di Batam, jika melawan kotak kosong saat berada di Mata Lokal Corner (MLC) Tribun Batam.

Kala itu program MLC Tribun Batam ini membahas tema 'Setelah Amsakar-Li Claudia, Poros Siapa Lagi di Pilkada Batam', Kamis (11/7/2024).

Menurutnya, selain menciderai demokrasi, juga ada feel atau perasaan yang berbeda jika calon dikatakan menang melawan kotak kosong.

Tak kalah penting, masyarakat jadi tidak punya tawaran pilihan lain.

Baca juga: PDIP Batam Tunggu Keputusan DPP soal Pilkada, Sepakat Jangan Ada Paslon Tunggal

Maka dari itu, Lina sepakat dengan pernyataan Nuryanto dari DPC PDI Perjuangan Batam. Idealnya dalam demokrasi memang harus ada pertarungan.

"Areanya sudah ada, persiapan sudah matang semua, sehingga merasakan adanya Pilkada di Batam," ungkap Lina.

Menurutnya, harus ada lawan dari pasangan Amsakar Achmad dan Li Claudia yang telah diusung beberapa partai di Pilkada Batam 2024.

"Kita harus mengakui Batam ini punya banyak elit-elit yang luar biasa, yang perlu maju, dan menjadi pilihan bagi masyarakat," tambahnya. (Tribunbatam.id/Febriyuanda)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News

Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved