MATA LOKAL CORNER
Pengurus Partai Golkar Ungkap Tugas Ansar Ahmad di Pilkada Kepri 2024
Internal Partai Golkar Kepri buka-bukaan mengenai perintah buat Ansar Ahmad di Pilkada Kepri 2024. Apa saja?
Penulis: Endra Kaputra | Editor: Septyan Mulia Rohman
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Geliat Pilkada Kepri 2024 masih dinamis.
Sejumlah partai termasuk Golkar terus membangun komunikasi yang arahnya bisa saja koalisi di Pilkada Kepri 2024 ini.
Bendahara DPD I Golkar Kepri, Asmin Patros mengungkap jika Ansar Ahmad telah mendapat surat tugas dari DPP untuk mencari pendamping, termasuk koalisi partai politik.
Menurut Asmin, komunikasi politik yang dilakukan masih sangat dinamis.
Keputusan akhir menurutnya tetap pada surat rekomendasi dari DPP Partai Golkar.
Sebagai informasi, Ansar Ahmad merupakan Gubernur Kepri yang telah mengumumkan bakal maju lagi di Pilkada Kepri 2024.
Sang istri, Dewi Kumalasari menjadi anggota DPRD Kepri terpilih periode 2024-2029, sekaligus petahana.
Sementara anak laki-lakinya, Roby Kurniawan kini menjabat sebagai Bupati Bintan, tempat Ansar Ahmad dulu pernah menjabat.
“Kami di daerah terus membangun komunikasi, sekalipun partai Golkar pada hasil Pemilu 2024 dapat 9 kursi untuk DPRD kepri. Artinya bisa mengusung sendiri,” sebutnya, Kamis (1/8).
Dalam program Mata Lokal Corner (MLC) Tribun Batam, Golkar sejak awal menjalin koalisi dengan partai lain di Pilkada Kepri 2024 ini.
Asmin Patros menyebut jika Golkar tidak bisa berjalan sendiri.
Baca juga: Blak-blakan, Begini Langkah Politik Aunur Rafiq di Pilkada Kepri 2024
Dengan adanya koalisi, tentu akan menambah 'mesin-mesin' politik bekerja lebih banyak dalam pesta demokrasi di daerah.
“Kami punya Ansar Ahmad, tentu tidak sulit untuk membawa ke partai lain. Pendaftaran calon pada 27 sampai 29 agustus 2024, sebelum itu pasti sudah ada rekomendasinya,” sebutnya.
Asmin juga menyebutkan, untuk koalisi pertama memang DPP meminta dengan Gerindra atau Koalisi Indonesia Maju.
Tetapi tidak menutup kemungkinan berkoalisi dengan partai lain.
“Kami Golkar di Kepri sangat cair dengan partai lain. Termasuk Pak Ansar Ahmad yang menjalin komunikasi dengan Ketua partai di daerah,” ujarnya.
Baca juga: Ketika Nurdin Halid Senggol Ansar Ahmad dan Muhammad Rudi Ikut Pilkada Kepri 2024
Asmin Patros menjawab diplomatis mengenai adanya kemungkinan koalisi seperti di Pilkada Batam 2024.
Seperti diketahui, Golkar dan 10 parpol pemilik kursi di DPRD Batam kompak memberi rekomendasi kepada Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra.
Hanya PDIP yang belum memberikan rekomendasi di Pilkada Batam 2024 dengan posisi 7 kursi di DPRD Batam.
Tak hanya memberi rekomendasi, Amsakar Achmad yang sebelumnya merupakan kader Partai NasDem serta dipercaya sebagai Ketua DPD NasDem Batam, kini menjadi kader Partai Golkar.
Ketua DPD I Partai Golkar Kepri, Akhmad Ma'ruf sebelumnya juga membenarkan soal bergabungnya Amsakar Achmad di Golkar Kepri.
Baca juga: Pilkada Batam 2024 dan Arah Partai Golkar Menatap Pilwako Batam 2024
“Bisa saja kemungkinan terjadi, bisa tidak juga,” jawabnya. (TribunBatam.id/Endra Kaputra)
Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News
Jurus Pamungkas di Debat Pilkada Batam 2024 Dibahas di Mata Lokal Corner |
![]() |
---|
Efek Debat Pilkada Kepri 2024, Polemik Rempang Eco City Jadi Isu Krusial |
![]() |
---|
Setelah Debat Pilkada Kepri 2024, Masihkan Dua Paslon Baper? |
![]() |
---|
Akademisi UIB Suyono Saputro Sebut Pembangunan Kepri sudah On The Track |
![]() |
---|
Wan El Kenz Sebut Rudi Bakal Benahi Fasilitas Kesehatan hingga Pendidikan di Kepri |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.