BATAM TERKINI
Pekan Imunisasi Nasional Polio di Batam Sasar Anak-anak Pulau, Berikut Update Datanya
Tak cuma anak-anak di mainland Batam, petugas Dinkes juga sasar pulau-pulau terpencil di Batam untuk gencarkan capaian PIN Polio
Penulis: Beres Lumbantobing | Editor: Dewi Haryati
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio masih terus digencarkan hingga menyasar pulau-pulau terpencil di pesisir Batam.
Kegiatan ke pulau-pulau ini dilakukan setelah capaian PIN Polio sukses digelar tahap 1 di pusat kota Batam.
"Kami rutin ke sana, tim langsung jemput bola agar masyarakat hinterland mendapatkan imunisasi polio. Pulau-pulau sudah kita jangkau," ujar Kepala Seksi Pencegahan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Batam Melda Sari, Selasa (13/8/2024).
Ia menyebutkan, tim kesehatan telah dikerahkan untuk menjangkau pulau-pulau terpencil dengan berbagai cara, termasuk melalui jalur laut menggunakan perahu motor, serta berjalan kaki di daerah yang sulit diakses.
Baca juga: PIN Polio di Kepri Capai 86 Persen, Tanjungpinang Terbawah, Lingga dan Anambas Terbaik
Menurutnya, hal itu dilakukan untuk memastikan seluruh anak Indonesia mendapatkan perlindungan kesehatan yang maksimal, terutama dari penyakit polio yang berpotensi menyebabkan kelumpuhan.
"Kita lakukan ini bersama dengan imunisasi anak, jadi berbarengan. Sejauh ini tidak ada kendala, masyarakat di pulau itu sangat koperatif. Malah yang sulit itu di mainland," katanya.
Sementara itu, capaian imunisasi polio per Selasa 13 Agustus 2024 sudah mencapai 72,5 persen atau 134 ribu anak. Sementara imunisasi polio tahap dua baru 4,3 persen atau 7.958 anak.
Sasaran imunisasi polio di Batam sebanyak 184.804 anak berusia 0 - 7 tahun 11 bulan 29 hari. Ia menyampaikan pelaksanaan PIN polio dilakukan serentak di seluruh puskesmas, posyandu dan sekolah-sekolah dasar yang ada di Batam.
Dengan begitu, ia mengimbau para orang tua yang memiliki anak berusia 0-7 tahun untuk datang ke pos polio di wilayah masing-masing.
Menurut Melda, imunisasi polio harus segera digesa. Sebab pada Oktober 2022 lalu, ditemukan tiga kasus di Aceh dan menyebar ke Papua.
Baca juga: Capaian PIN Polio di Anambas, 81,2 Persen Anak Dapat Vaksin, Dinkes Ungkap Kendalanya
"Pemerintah pun mengeluarkan kebijakan untuk melaksanakan PIN Polio,” ujar Melda.
Sebelumnya, Dinas Kesehatan Batam, Kepulauan Riau (Kepri) memastikan imunisasi polio yang diberikan kepada anak tidak memiliki efek samping. Karena yang diberikan dalam bentuk tetes manis atau oral polio vaccine.
Ia mengatakan, masyarakat tidak perlu khawatir. Karena efek samping hampir tidak ada. Kalau pun ada, misalnya panas atau demam.
(TRIBUNBATAM.ID/bereslumbantobing)
Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News
| Jaringan Mafia BBM Subsidi Terbongkar, Polisi Amankan Puluhan Jerigen di Batam |
|
|---|
| Gara-gara Cemburu, Pria di Batam Fitnah Korban Lewat Akun Palsu Bernuansa SARA |
|
|---|
| Kerja Keras Ungkap TPPO, Polairud Barelang Dapat Penghargaan Kapolresta |
|
|---|
| WFH ASN Ditunda, Pemko Batam Fokus Hitung Efisiensi Anggaran |
|
|---|
| Dirlantas Polda Kepri Ingatkan Siswa, Keselamatan Bukan Sekadar Aturan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/27042024imunisasi-polio-di-Batam.jpg)