Lingga Terkini
Dinsos PPPA Lingga Rujuk Pasien ODGJ ke RSBP Batam, Sempat Dipasung di Rumah
Kepala Bidang Rehabilitasi, Perlindungan, Jaminan, dan Bencana Sosial Dinsos PPPA Kabupaten Lingga, Hazni Hamka, mengungkapkan bahwa pasien tersebut.
Penulis: Febriyuanda | Editor: Eko Setiawan
TRIBUNBATAM.id, LINGGA - Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos-PPPA) Kabupaten Lingga, merujuk seorang pasien Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) ke Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam, Rabu (14/8/2024).
Pasien tersebut merupakan salah seorang warga dari Desa Sungai Buluh, Kecamatan Singkep Barat.
Dari informasi yang Tribunbatam.id himpun, pria yang alami ODGJ tersebut sejak lama diobati secara berkala di wilayah setempat selama bertahun-tahun.
Sebelumnya, ia juga sempat dipasung karena sering mengamuk, merusak barang ataupun mengganggu warga tanpa sebab.
Dengan keadaan keluarga yang serba keterbatasan, pasien terpaksa harus dipasung dengan kayu, untuk menjaga agar ia tidak melukai orang.
Kepala Bidang Rehabilitasi, Perlindungan, Jaminan, dan Bencana Sosial Dinsos PPPA Kabupaten Lingga, Hazni Hamka, mengungkapkan bahwa pasien tersebut merupakan salah satu warga Desa Sungai Buluh yang juga tercatat sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Sosial dari Kementerian Sosial.
Pasien ini diketahui mengalami disabilitas mental, yang memang sudah sejak lama dialami.
Setelah melalui koordinasi intensif dengan Kepala Desa Sungai Buluh, pihak Puskesmas Raya, serta Dinas Kesehatan Lingga, disepakati bahwa yang bersangkutan membutuhkan pemulihan yang lebih lanjut di fasilitas yang lebih memadai.
Baca juga: Kades Pulau Medang di Lingga Mundur dari Jabatan Setelah Dapat Desakan Warga
"Setelah mempertimbangkan kondisi pasien dan berdasarkan hasil koordinasi dengan berbagai pihak terkait, kami memutuskan untuk merujuk pasien ini ke RSBP Batam guna mendapatkan penanganan lebih intensif," jelas Hazni Hamka.
Ia menyebut, proses rujukan ini menjadi langkah nyata Dinsos PPPA Lingga, dalam memastikan bahwa warga dengan kondisi khusus mendapatkan akses kesehatan yang layak.
Upaya ini juga melibatkan sinergi antara Dinsos PPPA Lingga, Dinas Kesehatan, serta pemerintah desa setempat yang turut mendampingi pasien selama proses rujukan.
Dengan rujukan ini, diharapkan pasien ODGJ tersebut dapat memperoleh penanganan yang lebih baik sehingga kondisi kesehatannya dapat segera pulih.
Baca juga: Inovasi Kemenag Lingga Lewat Program Lantera, Legalisir Buku Nikah Terbanyak
Pejabat Kades Sungai Buluh, Bastiar juga turut mendampingi warganya itu dari kampung halaman hingga menuju Batam untuk diobati.
Dia berharap, warganya itu bisa pulih dengan pengobatan yang langsung ditangani oleh pihak RSBP Batam.
"Semoga setelah ini dia bisa pulih dan berbaur dengan masyarakat setempat. Kami ucapkan terima kasih kepada pihak Dinsos dan Dinkes Lingga yang telah mengambil peduli kepada masyarakat kami," tambahnya. (Tribunbatam.id/Febriyuanda)
Baca berita Tribunbatam.id lainnya di Google News
| Hari Buruh 2026, PLN ULP Dabo Lingga Pastikan Listrik Andal dan Apresiasi Peran Pekerja |
|
|---|
| Percepat Sertifikasi Tanah Wakaf, Kemenag Lingga Sepakati Hal Ini Usai Ikuti Rakor Bersama ATR/BPN |
|
|---|
| Distribusi Pertalite Diawasi Ketat, Pemkec Lingga Tegaskan Penyalur Dilarang Jual di Atas HET |
|
|---|
| Semarak Hari Kartini di SMAN 1 Lingga, Siswa Tampil Anggun di Fashion Show, Banyak yang Pangling |
|
|---|
| Batam Tektona Kepri Melaju ke Final Anjungan Fest 2026 di Riau, Tiga Atlet Voli Lingga Turut Andil |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/20240814_190449.jpg)