Rabu, 3 Juni 2026

PELABUHAN PELNI DI BATAM

Persiapan Sandar Kapal Pelni, Alur Laut Bintang 99 Mulai Dikeruk, Ada 4 Titik Dangkal

Menjelang puncak Natal dan Tahun Baru, Pelabuhan Bintang 99 di Batam tengah melakukan pengerukan

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Beres Lumbantobing | Editor: Eko Setiawan
Beres
Proses pengerukan alur laut, pipa panjang mulai dibentangkan di alur laut dermaga pelabuhan Bintang 99 Batu Ampar 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Menjelang puncak Natal dan Tahun Baru, Pelabuhan Bintang 99 di Batam tengah melakukan pengerukan untuk mempersiapkan sandaran bagi KM Kelud, kapal penumpang milik Pelni. 

Pantauan Tribun di pelabuhan Bintang 99, Sabtu (19/10) sejumlah alat seperti pipa panjang 200 meter dan mesin hisap lumpur serta alat lainnya sudah terpasang di perairan yang lokasinya tepat disamping dermaga. 

Beberapa petugas mulai melakukan pengerjaan. Layaknya project Oil and gas pengerjaan itu terlihat butuh skill khusus. Para karyawan mulai mengendalikan alat.

"Ini sudah mulai pengerukan, bentangkan alat dulu. Pipanya lumayan panjang. Nanti dipasang dititik yang akan dikeruk, supaya alurnya tambah dalam," ujar petugas dilokasi sembari memandu rekannya.

Disepanjang dermaga, pipi hitam membentang mulai dari anjungan hingga buritan. Pengawasan kegiatan pengerukan diawasi langsung otoritas pelabuhan Kemenhub. 

Kepala Bidang Penegakan Hukum (Gakkum) KSOP Khusus Batam, Yuzirwan, menyebutkan proses pengerukan alur laut sudah dimulai dan ditargetkan rampung awal November.

Baca juga: 5 Fakta Mirisnya Pelayanan di Pelabuhan Pelni Batuampar, Penumpang Turun Harus Jalan Kaki 1 KM

Disampaikan dia, pengerukan akan dilakukan  di empat titik strategis di pelabuhan. Jika keempat titik itu sudah dikeruk, maka Kelud segera beroperasi disana.

"Pengerukan ini dilakukan di empat titik. Satu titik berada di alur pelayaran, satu di area utara tempat sandar kapal, satu lagi di bagian selatan, dan satu di kolam pelabuhan. Ini diperlukan agar KM Kelud bisa bersandar dengan aman dan nyaman di Pelabuhan Bintang 99," ujar Yuzirwan, Sabtu (19/10).

Pihak pelabuhan bersama KSOP Khusus Batam menargetkan pengerukan akan segera rampung sehingga uji coba sandar bisa dilakukan sebelum masuknya musim liburan. 

"Kami sudah berkoordinasi dengan pihak Pelabuhan Bintang 99 untuk memastikan pengerukan selesai sebelum November. Harapannya, pada Desember, saat peak season Natal dan Tahun Baru, KM Kelud sudah bisa bersandar di pelabuhan ini. Dengan begitu, penumpang bisa merasakan fasilitas terminal yang baru dan lebih layak,” ungkap Yuzirwan.

Ia menambahkan, setelah pengerukan selesai, KSOP Batam akan mengadakan survei bersama yang melibatkan beberapa pihak, termasuk Pelni, BP Batam, syahbandar, dan Pelabuhan Bintang 99. Survei ini bertujuan untuk memastikan bahwa KM Kelud dapat bersandar dengan aman di pelabuhan baru itu.

Baca juga: Pelabuhan Batuampar Panas Tanpa Pendingin Udara, Beda Jauh Dengan Pelabuhan Ferry Internasional

"Tiga bulan lalu, kami sudah melakukan survei awal bersama dengan pihak Pelni, dan disepakati bahwa mereka bersedia bersandar di Pelabuhan Bintang 99 dengan syarat beberapa titik strategis harus dikeruk terlebih dahulu. Setelah pengerukan selesai, kami akan adakan survei ulang bersama untuk memastikan kesiapan pelabuhan,” jelas Yuzirwan.

Pengerukan dimulai sejak pekan ini, dan KSOP khusus Batam menargetkan pengerukan selesai dalam waktu satu bulan. Pada pertengahan Desember, uji coba sandar di Pelabuhan Bintang 99 akan dilakukan agar KM Kelud bisa melayani penumpang tepat waktu untuk liburan Natal dan Tahun Baru. (Tribunbatam id/bereslumbantobing)

Baca berita Tribunbatam.id lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved