PILKADA BATAM 2024

Debat Pilkada Batam Sengit, Nuryanto Singgung Pelat Mobil Palsu, Amsakar Beri Klarifikasi

Debat paslon Pilkada Batam 2024 memanas saat tanya jawab Paslon pada (1/11) lalu. Nuryanto singgung pelat mobil palsu yang digunakan Amsakar Achmad.

Penulis: Ucik Suwaibah | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Istimewa
PILKADA BATAM 2024 - Tangkap layar live streaming debat Pilkada Batam dari YouTube KPU Batam. Debat paslon Pilkada Batam, Jumat (1/11) berlangsung sengit setelah Calon Walikota Batam, Nuryanto menyinggung isu pelat nomor mobil palsu yang digunakan Amsakar Achmad. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Debat paslon Pilkada Batam pada Jumat (1/11) berlangsung sengit.

Memasuki segmen 4 babak 2, Calon Wali kota Batam, Nuryanto, atau yang akrab disapa Caknur mengajukan pertanyaan tajam kepada lawannya, Amsakar Achmad

Pertanyaan itu terkait isu transparansi dan keteladanan dalam pemerintahan.

Dalam pertanyaannya, Nuryanto mengungkit permasalahan pelat mobil palsu yang digunakan Amsakar Achmad

"Pemerintahan yang baik itu harus transparan. Publik berhak mengetahui. Saya minta penjelasan terkait Ditlantas Polda Kepri yang telah membenarkan adanya penilangan terkait plat mobil palsu. Ini penting karena kita harus memberikan contoh," ujar Caknur di hadapan para penonton debat.

Amsakar Achmad langsung menanggapi dengan nada terbuka dan tersenyum serta telah menduga itu akan dipertanyakan. 

Baca juga: Debat Perdana Pilkada Batam 2024, Bisa Menjadi Referensi Masyarakat Untuk Tentukan Pilihan

"Saya ingin jelaskan, saya meminjam sebuah mobil untuk kepentingan Pilkada ini, tepatnya ditawari oleh teman saya. Saya lihat BP 444 VIP, saya sampaikan agar nomor 444 VIP agak sombongnya ada kata VIP di situ, coba ganti dengan plat yang sebelumnya kita ada, saya lupa barang ini sudah berakhir 1868 itu," ungkap Amsakar Achmad.

Ia mengakui keteledoran ini dan menyampaikan permintaan maafnya kepada masyarakat. 

"Karena kemudian itu menjadi problem, kita aturi aturan hukum yg berlaku, bahwa diminta agar dilakukan tilang, ini mobilnya, ini suratnya," tambah Calon Walikota Batam itu.

Waktu untuk menjawab masih cukup banyak ia juga mengakui bahwa itu bukan kesalahan anak buahnya.

"Dan malam ini saya bilang ke publik, itu murni keteledoran saya, dan saya meminta maaf kepada semuanya. Tidak ada sesuatu yang disalahkan kepada anak buah saya, karena itu murni kesalahan saya," ujarnya di panggung debat Pilkada.

Baca juga: Masalah TPPO di Segmen Pertama, Ini Jawaban dan Tanggapan 2 Paslon Dalam Debat Pilkada Batam 2024

Permohonan maaf itu ia sampaikan karena tidak ada manusia yang sepenuhnya steril dari sebuah kesalahan.

"Walaupun dari sisi yang lain saya ingin sampaikan bahwa sebenarnya konteks perbincangan kita ini jauh dari kisi-kisi. Tapi ndak papalah, supaya saya bisa mengkomunikan ini secara terbuka kepada masyarakat," kata Amsakar Achmad.

Kemudian Caknur menanggapi jawaban tersebut dengan kritis.

Menurutnya, isu ini justru sangat relevan dengan visi misi kepemimpinan yang bersih. 

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved