IBU ANIAYA ANAK DI BATAM
Kondisi AF, Remaja Korban Penganiayaan oleh Ibunya Sudah Membaik dan Kembali Sekolah
Kanitreskrim Polsek Bengkong Iptu Marihot Pakpahan mengatakan kondisi AF sebelumnya ada luka yang cukup berarti. Hanya saja perbuatan sang ibu yang me
Penulis: Pertanian Sitanggang | Editor: Mairi Nandarson
TRIBUNBATAM.id, BATAM - AF (13) korban penganiayaan oleh ibu kandungnya sendiri di Bengkong, pada Senin (11/11/2024) lalu sudah membaik dan sudah bisa sekolah.
Kanitreskrim Polsek Bengkong Iptu Marihot Pakpahan mengatakan kondisi AF sebelumnya ada luka yang cukup berarti.
Hanya saja perbuatan sang ibu yang merantai anak sangat tidak manusiawi.
Hal tersebut kata Marihot membuat anak sedikit trauma.
"Anaknya sudah baik, di kantor Polsek anaknya juga bilang sayang sama mamaknya," kata Marihot.
Sementara untuk saat ini kata Marihot AF sudah pulang kerumah bersama Kakaknya yang sudah duduk dibangku SMA.
"Disana ada adeknya juga," kata Marihot.
Selain itu pihaknya juga berkoordinasi dengan RT/RW setempat untuk saling memperhatikan dilingkungan tempat AF tinggal.
Baca juga: Kesaksian Tetangga Ibu Aniaya Anak Kandung di Batam, Korban Terlilit Rantai Lari ke Rumahnya
Sementara sebelumnya diberitakan merasa bersalah setelah tau resikonya JBD (37) ibu aniaya anak di Batam harus mendekam di dalam penjara.
Inilah yang diungkapkan F ibu yang pertama menolong AF (13).
Di temui di kompleknya F mengaku merasa bersalah dan tidak tahu lagi mau berbuat apa, setelah JBD dijemput polisi dan harus masuk ke dalam Sel tahanan.
"Saya tidak enak juga, saya jadi merasa bersalah, soalnya selama ini hubungan saya dengan JBD cukup bagus, bahkan bisa dibilang tiap hari teman ngobrol," kata F.
F, menceritakan kejadian tersebut terjadi pada Senin (11/11/2024) lalu sekitar pukul 08.30 WIB.
Saat itu kata F, korban yakni AF berlari ke rumahnya, dengan kondisi badan dililit rantai yang dikunci dan juga ada tali rapiah warna merah.
Melihat kondisi tersebut dirinya menanyai korban dan mengatakan bahwa dirinya dipukul orangtuanya.
Baca juga: Tubuhnya Dililit Rantai, Remaja Putri di Batam Dianiaya Ibu Kandung Gegara Handphone
| Kasus Ibu Aniaya Anak di Batam, Polisi Buka Peluang Restorative Justice untuk RH |
|
|---|
| Cerita di Balik Penetapan RH Ibu yang Aniaya Anak Balita di Batam Jadi Tersangka |
|
|---|
| Hasil Pemeriksaan Dokter Pisikiater pada Ibu Aniaya Anak di Batam, RH Tidak Alami Gangguan Jiwa |
|
|---|
| Sidang Ibu Rantai Anak Kandung di Batam, Af Sempat Ngomong Tak Mau Ibunya Masuk Penjara |
|
|---|
| Nasib Balita di Batam yang Diduga Dianiaya Ibunya, Kini Diasuh Kakak, PPA Dampingi Korban |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Bengkong-harapan.jpg)