Sabtu, 18 April 2026

Rapim Kadin Batam 2024, Fokus Target Pertumbuhan Ekonomi di Atas 8 Persen

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Batam menggelar Rapat Pimpinan (RAPIM) 2024 yang dirangkaikan dengan Focus Group Discussion (FGD), Rabu (20/11).

Penulis: Ucik Suwaibah | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Ucik Suwaibah
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Batam menggelar Rapat Pimpinan (RAPIM) 2024 bersama para stakeholder di Santika Hotel, Rabu (20/11/2024). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Batam menggelar Rapat Pimpinan (RAPIM) 2024 yang dirangkaikan dengan Focus Group Discussion (FGD), pada Rabu (20/11/2024).

Acara yang digelar di Hotel Santika ini betema "Mengejar Pertumbuhan Ekonomi Batam di Atas 8 persen Target Pertumbuhan Ekonomi Nasional". 

Forum ini mempertegas peran Kadin sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong investasi demi pencapaian target pertumbuhan ekonomi Batam.

"Saat ini pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 7,04 persen, hanya terpaut sedikit dari target nasional sebesar 8 persen," ujar Ketua Kadin Batam, Jadi Rajagukguk,

Dengan sinergi yang solid antara pemerintah dan pelaku usaha, ia optimis target tersebut dapat terlampaui.

Baca juga: Oknum TNI di Batam Terlibat Polemik Penggusuran Teluk Bakau, Kodim 0316 Minta Maaf

"Kami mengadakan FGD ini untuk merumuskan langkah strategis bersama seluruh stakeholder. Sesuai arahan Presiden Prabowo, target pertumbuhan ekonomi nasional adalah 8 persen, dan Batam harus mampu melampaui angka tersebut," tambahnya.

Hasil dari FGD ini akan disusun menjadi white paper yang diserahkan kepada BP Batam, Kemenko Perekonomian, hingga Presiden RI sebagai rekomendasi kebijakan strategis.

Dalam penjelasannya ada beberapa sektor yang menjadi unggulan di Batam

"Ada Industri Manufacturing, pariwisata, perkapalan, dan industri lainnya. Terbaru inilan digital, akan ada investor data center," ungkapnya.

Ia juga mengungkap upaya mendongkrak pertumbuhan ekonomi di Batam.

Baca juga: KADIN Optimistis Ekonomi Batam Terus Tumbuh

Selain harmonisasi kebijakan, Kadin Batam bertugas membangun komunikasi intensif dengan pengusaha lokal dan internasional untuk menarik investasi ke Batam

Jadi  juga menekankan pentingnya regulasi yang business-friendly demi mempercepat pengembangan tiga Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) serta proyek strategis lainnya.

Sementara Plh Kepala BP Batam, Purwiyanto, menyampaikan bahwa Batam sebagai kawasan Free Trade Zone (FTZ) menghadapi tantangan besar untuk meningkatkan kontribusi ekonominya. 

"Batam membutuhkan langkah strategis untuk mencapai pertumbuhan ekonomi di atas 8 persen," ungkap Purwiyanto. 

Ia menilai target tersebut hanya dapat tercapai jika investasi di Batam difokuskan pada nilai tambah, efisiensi dan profesionalisme. 

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved