Bahagianya Guru PAI di Lingga Ini Lulus Pendidikan Profesi Guru di UIN Sunan Gunung Djati

38 guru Pendidikan Agama Islam di Lingga yang ikut Pendidikan Profesi Guru di UIN Sunan Gunung Djati Bandung terharu bahagia dinyatakan lulus

Penulis: Febriyuanda | Editor: Dewi Haryati
Tribunbatam.id/Istimewa - Ahmad Yani
FOTO BERSAMA - Guru PAI asal Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri yang mengikuti induksi program Pendidikan Profesi Guru (PPG) foto bersama dengan dosen dari UIN Sunan Gunung Djati Bandung di Lingga, Kepri, baru-baru ini 

“Alhamdulillah, lulus UKMPPG PAI UIN Sunan Gunung Djati. Terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu saya selama ini,’” ujarnya.  

Untuk diketahui, sejak awal bergabung dalam program PPG, mahasiswa dihadapkan pada jadwal padat.

Mulai dari teori, praktik lapangan, hingga pembuatan video Projek Penguatan Profil Pelajaran Pancasila dan Profil Pelajaran Rahmatan Lil Alamin (P5PPRAA).

Selama pendidikan, mahasiswa Katagori 2(K2) harus membuat sekitar 5 video pembelajaran dengan berbagai model. Mulai dari PBL, PJBL, TPACK, DBL dan P5PPRAA. Dan satu lagi video Ukin.

Jadi ada 6 video pembelajaran dengan durasi lebih kurang 20 menit harus dibuat saat praktek lapangan.  

Namun, bagi mahasiswa PPG UIN Sunan Gunung Djati Bandung ini, tantangan tersebut justru menjadi penyemangat untuk terus belajar.

“Ketika saya berhasil menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning di kelas dan melihat siswa mulai memahami pentingnya tabayyun dan menghindari gibah, saya merasa inilah esensi menjadi seorang guru,” tambah peserta, Ahmad Yani.

Meskipun berasal dari berbagai daerah dan latar belakang, mahasiswa PPG Batch 1 2024 menjadikan keberagaman sebagai kekuatan.

“Kami saling mendukung. Kalau ada yang kesulitan dengan modul, yang lain siap membantu. Rasa kekeluargaan inilah yang membuat kami bertahan,” kata Maria, salah satu mahasiswa lainnya.

Kebersamaan tersebut semakin erat saat mereka menghadapi ujian komprehensif dan ujian kinerja.

Mereka sering mengadakan diskusi daring, berbagi materi belajar, dan saling memberi motivasi.

Baca juga: 27 Guru Agama di Batam Dapat Bantuan Biaya Pendidikan dari Baznas

“Rasanya seperti keluarga besar yang bersama-sama menuju tujuan yang sama,” ungkap Maria.

Kini, di penghujung program, mahasiswa PPG Batch 1 UIN Sunan Gunung Djati Bandung 2024 tinggal menunggu hasil akhir.

Meski demikian, kebahagiaan telah menyelimuti hati mereka.

Tidak hanya karena perjuangan yang sudah hampir selesai, tetapi juga karena bekal yang mereka dapatkan untuk menjadi guru yang profesional, kompeten, dan berakhlak mulia.

Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved