Senin, 13 April 2026

Pariwisata Kepri Aman

Sinergi Kepri dan Johor Malaysia Beri Wisatawan Kemudahan Lewat Special Border Treatment

Provinsi Kepri dan otoritas Johor Bahru, Malaysia sepakat memberikan wisatawan kemudahan lewat program Special Border Treatment. Apa itu?

TribunBatam.id/Istimewa
PARIWISATA KEPRI - Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Johor Bahru menginisiasi rapat koordinasi program Special Border Treatment antara Johor dan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Kamis, (28/11). 

Kepri dan Johor Sepakat Berikan Kemudahan Bagi Wisatawan Lewat Program Special Border Treatment

TRIBUNBATAM.id, MALAYSIA - Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Johor Bahru menginisiasi rapat koordinasi program Special Border Treatment antara Johor Bahru, Malaysia dan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Kamis, (28/11/2024) waktu setempat.

Rapat yang dipimpin langsung oleh Konjen RI Johor Bahru, Sigit Suryantoro Widianto, ini dihadiri oleh berbagai stakeholder pariwisata dari kedua negara.

Kepala Dinas Pariwisata Kepulauan Riau (Kadispar Kepri), Guntur Sakti yang ikut dalam pertemuan itu menjelaskan, program Special Border Treatment  bertujuan untuk mempererat hubungan emosional dan kekerabatan antara Kepri dan Johor yang telah terjalin lama.  

Dalam rapat tersebut, kata Guntur Sakti, kedua belah pihak sepakat untuk memberikan kemudahan bagi wisatawan yang berkunjung.

Seperti komplimentari, announcement, refreshment, diskon dan insentif lainnya.  

 

Kadispar Kepri hadiri spesial border treatment di Malaysia
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau (Kadispar Kepri), Guntur Sakti menghadiri rapat koordinasi program Special Border Treatment antara Johor dan Provinsi Kepri, Kamis, (28/11/2024).

 

Kemudahan ini dapat diperoleh oleh wisatawan dari kedua negara dengan menunjukkan identitas kependudukan, yaitu KTP Kepri maupun IC 01 Johor Bahru.

"Program ini adalah awal langkah yang baik bagi kedua daerah," katanya dalam keterangan yang diterima TribunBatam.id.

Guntur Sakti menambahkan bahwa pihaknya akan segera menyusun proposal kerjasama yang nantinya akan disepakati bersama sebagai bentuk program Special Border Treatment.

Untuk mematangkan program ini, rencananya akan dilakukan pertemuan final pada akhir Desember 2024 atau awal Januari 2025 mendatang.

"Diharapkan program ini dapat meningkatkan kunjungan wisatawan dan memperkuat kerjasama di bidang pariwisata antara Kepri dan Johor," sebutnya.

Sementara itu, Dato Syahril Nizam dari Tourism Malaysia menyambut baik program ini dan menyatakan akan membuat pertemuan intensif untuk menyusun proposal yang akan ditawarkan kepada Kepri.  

 

Kadispar Kepri hadiri spesial border treatment
Kadispar Kepri, Guntur Sakti berbincang dengan undangan rapat koordinasi program Special Border Treatment antara Johor dan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Kamis, (28/11/2024).
Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved