BANJIR ROB DI LINGGA
Solusi Atasi Banjir Rob di Lingga, Warga Dabo Lama Usulkan Bangun Dam ke Pemkab
Kelurahan Dabo Lama telah beberapa kali mengajukan usulan terkait pembangunan Dam, khususunya di RW 09, mengatasi banjir rob.
Penulis: Febriyuanda | Editor: Septyan Mulia Rohman
TRIBUNBATAM.id, LINGGA - Warga Kelurahan Dabo Lama mengusulkan pembangunan Dam ke Pemkab Lingga sebagai solusi mengatasi banjir rob.
Banjir rob di Lingga sebagai fenomena tahunan, menjadi kekhawatiran sendiri bagi warga Kelurahan Dabo Lama, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri.
Hampir setiap tahun banjir rob di Lingga menggenangi rumah terdampak akibat air laut pasang tersebut.
Bahkan, satu pekan lebih ini, banjir rob menjadi langganan dan pemandangan biasa bagi masyarakat setempat.
Sebagai langkah antisipasi, warga setempat sering bergotong-royong membersihkan saluran air dan membangun penahan sementara, meskipun ini tidak cukup untuk mengatasi masalah secara menyeluruh.
Lurah Dabo Lama, Harie Kurniawan, menilai solusi jangka pendek berupa gotong royong masyarakat sangat terbatas, sehingga diperlukan intervensi pemerintah yang lebih efektif.
Baca juga: Awas Banjir Rob di Lingga Kepri, Warga Cemas Gelombang Tinggi Serta Angin Kencang
Harie menyebutkan, pihaknya dari Kelurahan Dabo Lama telah beberapa kali mengajukan usulan terkait pembangunan Dam, khususunya di RW 09.
"Bahkan, kita juga telah menandatangani proposal yang mengusulkan pembangunan Dam sepanjang 125 hingga 140 meter. Sayangnya, hingga saat ini belum ada tindak lanjut atau realisasi dari Dinas PUTR Lingga,” jelasnya, Senin (20/1/2025).
Banjir rob yang terjadi setiap tahun ini memberikan dampak besar bagi tiga RW, yaitu RW 3, 4, dan 9, yang sering terendam air laut.
“Hal ini mempengaruhi kehidupan sehari-hari warga, mulai dari kerusakan infrastruktur hingga kerugian materiil yang cukup signifikan,” ungkapnya.
Kondisi ini menjadikan banyak warga merasa tidak aman dan cemas menghadapi musim penghujan dan gelombang tinggi.
Harapan besar kini tertuju pada tahun 2025, dimana Harie Kurniawan berharap agar pengajuan pembangunan Dam dan pemecah ombak dapat direalisasikan.
Baca juga: Banjir Rob di Lingga Kepri Awal Tahun 2025 Jadi Atensi Bhabinkamtibmas
Ia mengusulkan agar pihaknya bisa berkomunikasi langsung dengan BWSS IV (Balai Wilayah Sungai Sumatera IV) yang berkantor di Sekupang, Kota Batam, untuk mempercepat penyelesaian masalah ini.
Pembangunan Dam di wilayah tersebut dinilai sangat penting untuk mengurangi dampak banjir rob yang kerap merendam wilayah pesisir.
Dengan adanya struktur pelindung ini, diharapkan kawasan RW 09 dan sekitarnya dapat terhindar dari banjir rob yang merugikan dan menciptakan kehidupan yang lebih aman bagi masyarakat setempat. (TribunBatam.id/Febriyuanda)
Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News
Banjir Rob Susulan di Lingga Rendam Rumah Warga Dabo Lama, 124 KK Terdampak |
![]() |
---|
Awas Banjir Rob di Lingga Kepri, Warga Cemas Gelombang Tinggi Serta Angin Kencang |
![]() |
---|
3 RW di Dabo Lama Lingga Terendam Banjir Rob, Ketinggian Air Selutut Orang Dewasa |
![]() |
---|
Banjir Rob di Singkep Barat Lingga Kepri, Warga Selamatkan Perabotan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.