Jumat, 24 April 2026

Longsor di Batam

Jenazah Pasutri Korban Longsor di Batam Diterbangkan ke Bangka Belitung Hari Ini

Jenazah pasutri korban longsor di Tiban Koperasi Batam, yakni Doni Aprianto dan istrinya Linda Luciana diterbangkan ke Bangka Belitung, Selasa (14/1)

Penulis: Pertanian Sitanggang | Editor: Dewi Haryati
Ucik Suwaibah/Tribun Batam
EVAKUASI - Evakuasi korban meninggal akibat longsor di Tiban Koperasi Batam, Senin (13/1/2025). Jenazah pasutri di Batam, Doni dan Linda, korban longsor di Tiban Koperasi Batam diterbangkan ke kampung halaman mereka di Bangka Belitung, Selasa (14/1/2025) 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Dua jenazah korban longsor di Perumahan Tiban Koperasi Blok S, yakni Doni Aprianto (54) dan istrinya Linda Luciana (49) akan diterbangkan ke kampung halaman di Bangka Belitung, Selasa (14/1/2025).

Jenazah pasutri di Batam ini rencananya akan diterbangkan ke Bangka Belitung sekitar pukul 10.00 WIB.

Sebelum itu, pihak keluarga dibantu Polsek Sekupang melakukan pengurusan segala administrasi pemulangan jenazah.

Kapolsek Sekupang Kompol Benhur Gultom mengatakan, jenazah akan diterbangkan ke kampung halaman di Bangka Belitung.

Baca juga: 5 Fakta Bencana Tanah Longsor di Tiban Koperasi, Semua Korban Ditemukan, Operasi Pencarian Berakhir

"Sesuai dengan rencana keluarga sejak jenazah ditemukan akan dipulangkan ke kampung halaman," ujar Benhur.

Ia mengatakan jenazah akan dibawa dari RSBP Batam langsung ke Bandara Hang Nadim.

"Tadi malam jenazah sudah dibersihkan, hari ini tinggal menunggu pemulangan," ujarnya.

Pemulangan jenazah pasutri korban longsor di Batam ini akan didampingi pihak keluarga yang ada di Batam hingga tiba di kampung halaman.

"Ini informasi sementara, untuk informasi selanjutnya akan kita sampaikan," kata Benhur.

Sebelumnya diberitakan, dua jenazah korban longsor di Tiban Koperasi Batam, yakni Doni Aprianto dan
Linda Luciana, akhirnya ditemukan oleh Tim SAR Gabungan di dalam timbunan tanah sedalam 2 meter, Senin (13/1/2025).

Korban pertama ditemukan yakni jenazah Linda Luciana, sekitar pukul 16.15 WIB, selanjutnya pada pukul 16.50 WIB, jenazah Doni Aprianto kembali ditemukan.

Lokasi kedua jenazah ditemukan di kamar daerah dapur dengan posisi terpisah. Hal tersebut diungkapkan Dedius, Kepala Pos Basarnas Batam.

Ia mengatakan, tebalnya tanah longsor yang menimbun jenazah membuat proses evakuasi berlangsung lama.

Selain itu, posisi jenazah yang berada persis di dinding bukit membuat tanah yang menimbun korban cukup tinggi.

"Selain itu pencarian menggunakan alat berat juga membuat pekerjaan sedikit lambat karena bisa membuat jenazah rusak," kata Dedius.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved