Minggu, 10 Mei 2026

BERITA POPULER HARI INI

Daftar 7 Berita Populer Pilihan Hari Ini, WN Malaysia Selundupkan Senjata ke Tanjungpinang

Daftar 7 Berita Populer Pilihan Hari Ini, WN Malaysia diamankan polisi karena bawa senjata api saat datang ke Tanjungpinang

Tayang:
Editor: Mairi Nandarson
TRIBUNBATAM.id/SON
ilustrasi Berita Populer Tribun Batam hari ini, 

Korban bernama Nelwina Tanjung, ditemukan di bawah dipan mes dalam kondisi tidak bernyawa dan diwraping.

Saat ini kasus pembunuhan Wina bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Batam dengan Jul Bahri sebagai terdakwa.

Dalam sidang dengan agenda keterangan terdakwa, pria 26 tahun itu memberikan pengakuan mengejutkan terkait motif dan detail perbuatannya. 

Mengenakan kaos tahanan nomor 10, ia mengaku tega membunuh akibat sakit hati terhadap korban.


Baca Selengkapnya

Pengakuan Penyelundup Senjata Api dari Malaysia ke Tanjungpinang, Diupah 5 Ribu Ringgit Malaysia

SENPI - Enam pelaku narkotika saat dihadirkan Mapolres Bintan, Kepulauan Riau.
SENPI - Enam pelaku narkotika saat dihadirkan Mapolres Bintan, Kepulauan Riau.(Tribun Batam.id/ Ronnye Lodo Laleng)

TRIBUN BATAM.id, BINTAN  - Pembawa senjata api dari Malaysia ke Tanjungpinang di janjikan uang 5000 ringgit Malaysia. 

Uang itu bakal diserahkan jika senpi sudah diterima oleh pemesan warga Tanjungpinang berinial C.

Kapolres Bintan, AKBP Yunita Stevani mengatakan, pelaku yang berinisial My (38), belum sempat menerima uang yang dijanjikan itu.

"Pelaku hanya sebagai pengantar saja. Pemesan dan penjualan sudah berkordinasi tanpa sepengetahuan pelaku," jelas Yunita, Senin (20/1/2025).

Saat ini, anggota masih mendalami kasus ini, untuk mengungkapkan pemilik dan pemesan.


Baca Selengkapnya

Viral Buaya di Batam, BKSDA Beberkan Perbedaan Buaya Liar Dengan Penangkaran, Disebut Lebih Jinak

buaya yang berhasil ditangkap warga bersama tim gabungan dievakuasi oleh  BKSDA Batam untuk diirik ke lokasi penangkaran
buaya yang berhasil ditangkap warga bersama tim gabungan dievakuasi oleh  BKSDA Batam untuk diirik ke lokasi penangkaran(Beres)

TribunBatam.id,Batam - Kepala BBKSDA Batam, Tommy mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan memburu buaya yang baru-baru ini lepas dari penangkaran PT Perkasa Jagat Karunia (PJK). 

Bukan tanpa sebab, menurut Tommy, buaya yang lepas dari penangkaran berbeda dengan buaya liar.

Tommy khawatir, buaya yang diburu masyarakat adalah buaya yang memang menjaga ekosistem. 

"Jangan sampai masyarakat asik hunting tapi itu malah buaya yang memang menjaga ekosistem. Artinya buaya liar bukan yang milik perusahaan," ujar Tomy, Senin (20/1).

Dia menjelaskan, buaya yang lepas di penangkaran lebih jinak dan tidak bisa memakan manusia. Beda hal dengan buaya liar, lebih buas dan memangsa manusia. 

"Karena hewan di penangkaran itu sudah terbiasa di kasih makan setiap harinya dan tidak akan makan manusia."

"Mereka sudah jinak. Kalau terlalu jauh mereka lepas kemungkinan akan kembali lagi," kata dia. 


Baca Selengkapnya

[ tribunbatam.id ]

Sumber: Tribun Batam
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved