Selasa, 12 Mei 2026

BERITA POPULER HARI INI

Daftar 7 Berita Populer Pilihan Hari Ini, WN Malaysia Selundupkan Senjata ke Tanjungpinang

Daftar 7 Berita Populer Pilihan Hari Ini, WN Malaysia diamankan polisi karena bawa senjata api saat datang ke Tanjungpinang

Tayang:
Editor: Mairi Nandarson
TRIBUNBATAM.id/SON
ilustrasi Berita Populer Tribun Batam hari ini, 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Seorang warga Malaysia diamankan polisi karena membawa senjata api dari Malaysia ke Tanjungpinang.

Pria pengantar senjata api itu dijanjikan uang sebesar 5000 ringgit Malaysia atau sekitar Rp18 juta. 

Uang jasa pengantaran itu akan diserahkan jika senpi sudah diterima pemesan yang merupakan warga Tanjungpinang berinial C.

Masih di Tanjungpinang, seorang pria diamuk massa saat berlangsung bazar Imlek, Minggu (19/1/2025) malam.

Pria berinisial F (44 tahun) diamuk massa di arena bazar imlek Tanjungpinang Jalan Teuku Umar, Tanjungpinang Minggu (19/1) sekira pukul 20.38 WIB.

Dua peristiwa itu adalah satu dari berita populer pilihan yang mungkin terlewatkan bagi Anda untuk membacanya, berikut informasinya:

Kronologi Pria Kena Amuk Massa di Bazar Imlek Tanjungpinang Hingga Viral di Medsos

VIRAL DI TANJUNGPINANG - Tangkap layar warga memadati bazar imlek di Kota Tanjungpinang, Minggu (19/1) malam. Terungkap kronologi pria kena amuk massa hingga viral di medsos.
VIRAL DI TANJUNGPINANG - Tangkap layar warga memadati bazar imlek di Kota Tanjungpinang, Minggu (19/1) malam. Terungkap kronologi pria kena amuk massa hingga viral di medsos.(TribunBatam.id/Yuki Vegoeista)

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG – Terungkap kronologi pria kena amuk massa di bazar imlek Tanjungpinang hingga viral di medsos.

Pria berinisial F (44) jadi korban amuk massa ketika berada di bazar imlek Tanjungpinang yang berlokasi di Jalan Teuku Umar, Minggu (19/1) sekira pukul 20.38 WIB.

Peristiwa pria kena amuk massa saat bazar imlek di Tanjungpinang terjadi saat suasana bazar sedang ramai dan pengunjung karena berteduh dari hujan.

Seorang pedagang di lokasi, Handayani mengungkap, insiden bermula saat seorang wanita berteriak maling yang sontak mengundang perhatian banyak orang. 

"Ada ibu-ibu yang teriak maling. Pengunjung langsung mendekat dan memukuli pria itu. Dia sampai lebam di wajah dan kepalanya berdarah," ungkap Handayani, Senin (20/1/2025).


Baca Selengkapnya

Kondisi Korban Kebakaran di Batam, 2 Karyawan Jus Kita Alami Luka Bakar di Tangan dan Kaki

PADAMKAM API - Tim dari Damkar dan BP Batam saat berusaha memadamkan api di tempat nongkrong Jus Kita, Mitra Raya 2 Batam Center, Senin (20/1/2025).
PADAMKAM API - Tim dari Damkar dan BP Batam saat berusaha memadamkan api di tempat nongkrong Jus Kita, Mitra Raya 2 Batam Center, Senin (20/1/2025).(Dok Damkar)

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Dua karyawan Jus Kita yang menjadi korban kebakaran di Batam, tepatnya di ruko Mitra Raya Blok B-19 Kecamatan Batam Kota, sudah mendapat perawatan medis.

Kapolsek Batam Kota Kompol Anak Agung Made Winarta mengatakan, anggotanya sudah turun ke lokasi dan karyawan yang menjadi korban sudah dibawa berobat.

"Dua korban sudah mendapat pengobatan. Untuk luka yang dialami, korban bernama Irham yakni luka bakar di tangan kiri, lengan kanan, dan kaki kanan," kata Agung, Senin (20/1/2025).

Sementara untuk korban lainnya, yakni Yajid mengalami luka di telapak kaki kanan.

Baca juga: Kronologi Kebakaran di Jus Kita Batam, Api Diduga dari Tabung Gas Bocor, Dua Orang Terluka


Baca Selengkapnya

Cerita Nelayan Batam Ucu Mazlan Bertaruh Nyawa Buru Buaya Lepas Dari Pulau Bulan

Nelayan Pulau Air Batam, Ucu Mazlan (70) ceritakan pengalamannya bertaruh nyawa demi tangkap buaya lepas dari Pulau Bulan
Nelayan Pulau Air Batam, Ucu Mazlan (70) ceritakan pengalamannya bertaruh nyawa demi tangkap buaya lepas dari Pulau Bulan(tribunbatam.id/Beres Lumbantobing)

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Perburuan buaya lepas dari penangkaran di Pulau Bulan, Kecamatan Bulang, Batam, menjadi cerita yang mendebarkan bagi warga Batam.

Tidak hanya aparat TNI dan Polri yang turun tangan, nelayan di Batam yang berada tak jauh dari Pulau Bulan juga bahu-membahu memburu reptil pemangsa ini. 

Sederet cerita heroik mewarnai pengalaman para nelayan Batam yang sehari-harinya menangkap ikan, justru kini menangkap buaya. Nyawa pun menjadi taruhan. 

Adalah Ucu Mazlan, pria berusia 70 tahun dari Pulau Air, menjadi buah bibir karena keberaniannya menangkap dua ekor buaya dengan cara yang nyaris membuat nyawanya melayang.  

Baca juga: Update Terbaru, Sudah 32 Ekor Buaya Ditangkap, Berapa Ekor Buaya Pulau Bulan Batam Lepas?

Saat malam turun, Ucu dan rekan-rekannya memulai patroli menggunakan boat berukuran kecil andalan nelayan. Ucu bersama sejumlah nelayan kerap turun dalam sepekan terakhir sejak jebolnya pagar penangkaran buaya di Pulau Bulan pada Senin (13/1/2025) pagi. 


Baca Selengkapnya

Kecelakaan Maut di Gresik, Pengendara Motor Tewas di Tempat Kesenggol Truk dan Hilang Kendali

Ilustrasi kecelakaan lalu lintas
Ilustrasi kecelakaan lalu lintas(TRIBUNNEWS.com)

TRIBUNBATAM.id - Seorang pengendara motor di Gresik Jawa Timur tewas di tempat dalam musibah kecelakaan maut.

Korban mengalami luka serius dan tidak selamat dari musibah kecelakaan maut tesebut.

Insiden kecelakaan hari ini di Gresik Jawa Timur, pengendara motor alami selip dan terbentur truk, Senin (20/1/2025).

Peristiwa kecelakaan maut itu tepatnya terjadi Jalan Raya Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, sekitar pukul 09.45 WIB.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Gresik, Ipda Aswoko menyampaikan kronologi kecelakaan itu.


Baca Selengkapnya

Sidang Pembunuhan Wina di Batam, Jul Bahri Akui Pakai Sabu-Sabu Sebelum Habisi Nyawa Korban

SIDANG PEMBUNUHAN WINA - Terdakwa pembunuhan Nelwina Tanjung, Jul Bahri ketika menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Batam, Senin (20/1/2025). Fakta baru terungkap dalam sidang dengan agenda mendengarkan keterangan terdakwa ini.
SIDANG PEMBUNUHAN WINA - Terdakwa pembunuhan Nelwina Tanjung, Jul Bahri ketika menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Batam, Senin (20/1/2025). Fakta baru terungkap dalam sidang dengan agenda mendengarkan keterangan terdakwa ini.(TribunBatam.id/Ucik Suwaibah)

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Masih ingat dengan kasus pembunuhan seorang kasir toko sayur di Pasar Sagulung pada Juli 2024 lalu?

Korban bernama Nelwina Tanjung, ditemukan di bawah dipan mes dalam kondisi tidak bernyawa dan diwraping.

Saat ini kasus pembunuhan Wina bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Batam dengan Jul Bahri sebagai terdakwa.

Dalam sidang dengan agenda keterangan terdakwa, pria 26 tahun itu memberikan pengakuan mengejutkan terkait motif dan detail perbuatannya. 

Mengenakan kaos tahanan nomor 10, ia mengaku tega membunuh akibat sakit hati terhadap korban.


Baca Selengkapnya

Pengakuan Penyelundup Senjata Api dari Malaysia ke Tanjungpinang, Diupah 5 Ribu Ringgit Malaysia

SENPI - Enam pelaku narkotika saat dihadirkan Mapolres Bintan, Kepulauan Riau.
SENPI - Enam pelaku narkotika saat dihadirkan Mapolres Bintan, Kepulauan Riau.(Tribun Batam.id/ Ronnye Lodo Laleng)

TRIBUN BATAM.id, BINTAN  - Pembawa senjata api dari Malaysia ke Tanjungpinang di janjikan uang 5000 ringgit Malaysia. 

Uang itu bakal diserahkan jika senpi sudah diterima oleh pemesan warga Tanjungpinang berinial C.

Kapolres Bintan, AKBP Yunita Stevani mengatakan, pelaku yang berinisial My (38), belum sempat menerima uang yang dijanjikan itu.

"Pelaku hanya sebagai pengantar saja. Pemesan dan penjualan sudah berkordinasi tanpa sepengetahuan pelaku," jelas Yunita, Senin (20/1/2025).

Saat ini, anggota masih mendalami kasus ini, untuk mengungkapkan pemilik dan pemesan.


Baca Selengkapnya

Viral Buaya di Batam, BKSDA Beberkan Perbedaan Buaya Liar Dengan Penangkaran, Disebut Lebih Jinak

buaya yang berhasil ditangkap warga bersama tim gabungan dievakuasi oleh  BKSDA Batam untuk diirik ke lokasi penangkaran
buaya yang berhasil ditangkap warga bersama tim gabungan dievakuasi oleh  BKSDA Batam untuk diirik ke lokasi penangkaran(Beres)

TribunBatam.id,Batam - Kepala BBKSDA Batam, Tommy mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan memburu buaya yang baru-baru ini lepas dari penangkaran PT Perkasa Jagat Karunia (PJK). 

Bukan tanpa sebab, menurut Tommy, buaya yang lepas dari penangkaran berbeda dengan buaya liar.

Tommy khawatir, buaya yang diburu masyarakat adalah buaya yang memang menjaga ekosistem. 

"Jangan sampai masyarakat asik hunting tapi itu malah buaya yang memang menjaga ekosistem. Artinya buaya liar bukan yang milik perusahaan," ujar Tomy, Senin (20/1).

Dia menjelaskan, buaya yang lepas di penangkaran lebih jinak dan tidak bisa memakan manusia. Beda hal dengan buaya liar, lebih buas dan memangsa manusia. 

"Karena hewan di penangkaran itu sudah terbiasa di kasih makan setiap harinya dan tidak akan makan manusia."

"Mereka sudah jinak. Kalau terlalu jauh mereka lepas kemungkinan akan kembali lagi," kata dia. 


Baca Selengkapnya

[ tribunbatam.id ]

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved