Jumat, 17 April 2026

BPS Catat Ekonomi Kepri 2024 Tumbuh 5,02 Persen, Industri Pengolahan Sumbang 3,5 Persen

Kepala BPS Kepri, Margareta Anggorowati sebut ekonomi Kepri tumbuh 5,02 persen pada 2024. Sedikit melambat dibanding pertumbuhan 5,16 persen di 2023

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Dewi Haryati
TRIBUNBATAM.id/Endrakaputra
EKONOMI KEPRI - BPS Kepri saat menyampaikan berita resmi statistik tentang ekonomi Kepri 2024 di Tanjungpinang, Rabu (5/2/2025). 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mencatat, ekonomi Kepri tumbuh sebesar 5,02 persen pada 2024.

Hal itu disampaikan Kepala BPS Kepri, Margareta Anggorowati.

“Walaupun sedikit lebih lambat dibandingkan pertumbuhan 5,16 persen pada tahun sebelumnya, hal ini tetap menunjukkan daya tahan ekonomi yang positif di tengah tantangan global," ujarnya, Rabu (5/2/2025).

Ia mengatakan, pertumbuhan ekonomi triwulan IV-2024 dibandingkan dengan triwulan III-2024 (q-to-q) mengalami peningkatan signifikan sebesar 6,94 persen. 

Baca juga: Lejitkan Ekonomi Kepri, Bukti Nyata Ansar Ahmad Pemimpin Kompeten untuk Rakyat

Dari sisi produksi, industri pengolahan mencatatkan andil pertumbuhan terbesar sebesar 3,50 persen, diikuti sektor konstruksi sebesar 2,11 persen. 

Sementara dari sisi pengeluaran, PMTB memberikan kontribusi terbesar sebesar 2,70 persen, diikuti oleh konsumsi rumah tangga sebesar 2,39 persen.

Margaretha menambahkan, kontribusi PDRB Kepri pada triwulan IV-2024 mencapai 7,42 persen terhadap total PDRB Pulau Sumatera.

"Kinerja ini menunjukkan bahwa Kepulauan Riau tetap menjadi salah satu kontributor utama ekonomi di Sumatera," ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepri, Adi Prihantara menyambut baik capaian positif ini sebagai sinyal pemulihan ekonomi di Kepri yang semakin kuat. 

Ia juga mengapresiasi kinerja BPS Kepri yang telah berkontribusi dalam menyediakan data akurat untuk mendukung perencanaan ekonomi.

"Pertumbuhan yang signifikan pada triwulan IV menunjukkan bahwa kebijakan pemerintah daerah dalam mendorong sektor industri pengolahan dan investasi telah memberikan hasil yang positif. Namun, kita harus terus bekerja keras agar pertumbuhan ini semakin inklusif dan merata ke seluruh wilayah," ujarnya.

Sekda Adi menambahkan, Pemprov Kepri akan terus mendorong kreativitas, inovasi, dan pemikiran baru untuk memperkuat ekonomi daerah. 

Belanja pemerintah juga akan menjadi salah satu instrumen penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

"Tahun 2025 akan menjadi tahun yang penuh tantangan, tetapi juga peluang besar. Kami akan terus mendukung investasi, memperbaiki infrastruktur, serta memastikan iklim usaha yang kondusif untuk meningkatkan daya saing ekonomi Kepulauan Riau," tegasnya.

Terakhir, Adi juga mengingatkan pentingnya persiapan perencanaan ekonomi sesuai arahan Presiden dengan target pertumbuhan 8 persen. 

Baca juga: Pertumbuhan Ekonomi Kepri Triwulan III-2024 Capai 5,02 Persen

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved