PMI ILEGAL DI BATAM
150 PMI Ilegal Dipulangkan dari Malaysia via Batam, Mayoritas Asal NTB dan Jawa Timur
Sebanyak 150 PMI harus kembali ke tanah air setelah terjaring razia dan mengalami permasalahan keimigrasian di Malaysia.
Penulis: Ucik Suwaibah | Editor: Septyan Mulia Rohman
"Jadi akan dibawa dulu ke shelter. Nantinya kami proses administrasi sebelum dipulangkan ke daerah asal masing-masing. Di situ nanti kami data juga apakah korban TPPO dan lainnya atau tidak," kata Imam.
Dari 150 orang yang dipulangkan, 143 di antaranya laki-laki dan hanya 7 perempuan.
"Kebanyakan dari luar Kepri, NTB, Jawa Timur, Sumut detailnya nanti ada. Untuk kali ini tidak ada PMI yang sakit dalam pemulangan ini, seluruhnya dalam kondisi sehat," sebutnya.
Baca juga: Cerita Pilu Calon PMI Ilegal di Batam, Gadai Motor Saudara Buat Biaya Pergi ke Malaysia
Dari data yang diterima, PMI tertua yang pulang ke tanah ini berusia 55 tahun, sementara yang termuda kelahiran 2002. (TribunBatam.id/Ucik Suwaibah)
Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News
| Pasutri Asal Banyuwangi Jadi Tersangka TPPO di Batam, Rekrut CPMI Ilegal ke Malaysia |
|
|---|
| Usai Lebaran, 78 Calon PMI Ilegal Dicegah Berangkat dari Batam dalam 4 Hari |
|
|---|
| Enam CPMI Ilegal Nyaris Dikirim ke Malaysia lewat Pantai Nongsa Batam, 2 Pelaku Ditangkap |
|
|---|
| Polda Kepri Gagalkan Keberangkatan 7 Calon PMI Ilegal Asal Kepri di Pelabuhan Batam Centre |
|
|---|
| Polisi Tangkap Penampung CPMI Ilegal di Sekupang Batam, 17 Calon Pekerja Diselamatkan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Pemulangan-PMI-0602.jpg)