JUDI DI BATAM
Curhat Tersangka Judi di Batam, Nekat Jadi Tukang Catat Nomor Karena Tak Punya Pekerjaan
Seorang tersangka judi di Batam ungkap kasus Polresta Barelang mengungkap alasannya nekat jadi tukang catat nomor togel sejak Februari 2024.
Penulis: Pertanian Sitanggang | Editor: Septyan Mulia Rohman
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Bs, tersangka kasus judi di Batam sesekali terdiam di Polresta Barelang.
Tersangka kasus judi di Batam ini mengaku tidak memiliki pekerjaan sehingga terpaksa menjadi tukang tulis nomor togel.
Profesi judi di Batam ini pula yang membawanya berurusan dengan Unit Jatanras Polresta Barelang.
"Habis tidak ada pekerjaan, dari pada saya merampok dan mencuri. Kalau togel ini kan, kita tidak memaksa orang harus beli, kalau mau ya silahkan," ucap Bs, Jumat (21/2/2025).
BS mengaku awalnya dirinya ditawari oleh Ab untuk menjadi perwakilan menulis nomor togel di kawasan Tangki Seribu.
Baca juga: Judi di Batam Bikin Warga Tangki Seribu Resah, Polisi Tangkap Dua Orang, Pemodal Masih Buron
Ia mengaku tidak mengenal dengan Ab ini.
Bs mengatakan jika ada orang yang memberikan nomornya, lalu ia pun menghubunginya.
Selama ini untuk nomor yang is rekap, ia sampaikan melalui WhatApp.
Selanjutnya untuk uang pembelian nomor ia lakukan dengan cara mentransfernya.
Profesi sebagai tukang catat nomor togel ini pun baru ia lakukan pada Februari 2024.
Baca juga: Peran 4 Tersangka Judi Online Jaringan Internasional Tangkapan Bareskrim Polri di Batam
"Jadi saya tidak pernah bertemu tauke saya ini," kata BS.
Dia mengatakan untuk setiap hasil pembelian nomor dirinya mendapat komisi sebesar 20 persen.
Dia mengatakan sejak dirinya menjadi tukang tulis di Tangki Seribu keuntungan yang dirinya dapatkan perharinya hanya Rp 100 ribu sampai Rp 200 ribu perhari.
"Masih kecil lah, dibanding yang lain, karena banyak juga togel di Kota Batam," kata BS.
Dia juga mengatakan rata-rata yang pasang nomor sama dirinya paling tinggi Rp 50 ribu.
Baca juga: Judi Online Dominasi Kasus Perceraian di Lingga Sepanjang 2024 Selain Selingkuh
BS mengaku pelanggannya juga jarang juga keluar nomor yang dipasang.
"Namanya juga judi, kadang dapat kadang tidak," sebutnya lagi.
BS juga diketahui merupakan residivis atas kasus yang sama beberapa tahun lalu.
Sementara di tempat yang sama WM pemasang nomor yang juga ikut ditangkap polisi mengaku dirinya baru beberapa kali memasang nomor togel.
"Ingin mencoba keberuntungan saja, kebetulan ada nomor bagus menurut saya," kata WM.
Baca juga: Banyak Istri Gugat Cerai Suami Karena Judi Online Sepanjang Tahun 2024 di Lingga
Dia juga mengaku belum pernah dapat hadiah atau nomor yang dipasangnya keluar.
"Belum pernah dapat," kata WM. (TribunBatam.id/Pertanian Sitanggang)
Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News
Judi di Batam Bikin Warga Tangki Seribu Resah, Polisi Tangkap Dua Orang, Pemodal Masih Buron |
![]() |
---|
Kampung Aceh Simpang Dam Batam Terkini, Tim Robohkan 7 Bangunan, Bakal Ada CCTv |
![]() |
---|
Upaya Bebaskan Kampung Aceh Simpang Dam Batam dari Narkoba dan Judi |
![]() |
---|
Emak Emak Batam Dukung Loket Narkoba dan Judi di Kampung Aceh Simpang Dam Dibongkar |
![]() |
---|
Kampung Aceh Sudah Ada di Batam Sejak Puluhan Tahun Lalu, Ini Pesan Anggota DPRD |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.