Rabu, 6 Mei 2026

SAMPAH DI BATAM

Rencana Besar DLH Batam Atasi Sampah Rumah Tangga

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam mengungkap rencana besar dalam mengatasi persoalan sampah rumah tangga.

Tayang:
Penulis: Ucik Suwaibah | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Ucik Suwaibah
SAMPAH DI BATAM - Tumpukan sampah di tepi Jalan Duyung, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Jumat (21/2/2025). Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Batam mengungkap rencana besar dalam menangani sampah rumah tangga di kota industri ini. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Dinas Lingkungan Hidup atau DLH Batam mengungkap rencana besar mereka dalam menangani sampah rumah tangga.

Sampah di Batam saat ini masih menjadi tantangan utama DLH Batam.

Keberadaan sampah di Batam juga sering dikeluhakan masyarakat beberapa hari terakhir karena masalah pengangkutan.

Kepala DLH Batam, Herman Rozie mengungkap tengah menyiapkan beberapa strategi kedepannya dalam menangani sampah di Batam ini.

Dengan sistem kerja hampir 24 jam, DLH Batam menata strategi bertahap untuk memastikan pengelolaan sampah berjalan lebih efektif. 

Baca juga: Polresta Barelang Sidak Truk Sampah di Batam, Temukan Muatan Over Kapasitas

Mulai dari optimalisasi pengangkutan hingga rencana jangka panjang berbasis waste to energy.

Kepala DLH Batam, Herman Rozie, menegaskan bahwa prioritas saat ini adalah menyelesaikan masalah jangka pendek. 

"Ada beberapa shift pengangkutan. Shift yang tidak berjalan, kami jalankan. Mobil yang ada saat ini kerjanya hampir 24 jam," ujar Herman, Jumat (21/2/2025).

Selain penguatan operasional, DLH Batam juga menggandeng pengurus masjid untuk mengimbau jamaah agar tidak membuang sampah sembarangan setelah salat Jumat.

Mengenai penguatan operasional, DLH Batam juga meningkatkan sarana dan prasarana penanganan sampah dengan pengadaan kendaraan operasional.

Baca juga: Kisah Hidup Pemulung di TPA Punggur Batam, Bertaruh Nyawa Mengais Rupiah dari Timbunan Sampah

Seperti pickup, armroll, compactor, tempat sampah (bin) serta pengelolaan di Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R).

"Jangka menengah itu lah pengadaan amrol 14 dan 2 dump truk itu lah dan nanti ada 40 bin kontainer," tambahnya.

Kelembagaan pengelolaan sampah di tingkat UPTD juga akan diperkuat, termasuk pengadaan alat berat, bak lindi, dan perbaikan akses jalan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Selain itu, pembangunan cell baru di TPA direncanakan untuk meningkatkan kapasitas pengolahan sampah.

Termasuk kerja sama dengan badan usaha guna menciptakan sistem pengelolaan yang lebih efektif.

Baca juga: Kepala UPT TPA Punggur Batam Jelaskan Penyebab Banyak Sampah Tak Terangkut, Picu Munculnya TPS Liar

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved