Rabu, 8 April 2026

Hakim di Batam Ditusuk OTK

Buntut Hakim di Batam Ditusuk OTK, Dirjen Badilag Minta Pengamanan PA Diperketat

Dirjen Badilag minta Pengadilan Agama Batam diperketat menyusul insiden penusukan yang dialami Hakim Gusnahari, Kamis (6/3)

Editor: Dewi Haryati
dok. badilag.mahkamahagung.go.id
RAPAT KOORDINASI - Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama (Dirjen Badilag), Muchlis, didampingi oleh Sekretaris Dirjen Badilag, Arief Hidaya, dan Direktur Pembinaan Tenaga Teknis Badilag, Boy Candra Seroza, mengadakan rapat koordinasi dengan Ketua Pengadilan Agama Batam, Kamis (6/3/2025) via Zoom. Rapat itu sikapi kasus penusukan yang dialami Hakim Gusnahari 

JAKARTA, TRIBUNBATAM.id - Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama (Dirjen Badilag), Muchlis meminta pengamanan di Pengadilan Agama Batam diperketat.

Itu menyusul insiden Hakim Gusnahari ditusuk Orang Tak Dikenal (OTK) di Batam, Kamis (6/3/2025) sekira pukul 07.10 WIB saat hendak berangkat kerja.

Muchlis menyarankan agar Pengadilan Agama Batam segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian, untuk meningkatkan pengamanan di sekitar lingkungan pengadilan, hingga kondisi benar-benar kondusif. 

"Kami menyarankan agar pihak kepolisian dapat menugaskan personelnya untuk menjaga keamanan di Pengadilan Agama Batam sampai situasi benar-benar aman," kata Muchlis dilansir dari laman badilag.mahkamahagung.go.id, Jumat (7/3/2025).

Baca juga: Serangan OTK ke Hakim Senior Gusnahari di Batam Diduga terkait Perkara yang Ditangani

Selain itu, secara khusus, Sekretaris Dirjen Badilag, Arief Hidayat, dan Direktur Pembinaan Tenaga Teknis Badilag, Boy Candra Seroza, juga meminta agar Pengadilan Agama Batam menerapkan pengamanan ketat ke depannya.

Setiap orang yang beracara di Pengadilan Agama Batam diperiksa dan dipastikan tidak ada yang membawa senjata tajam. 

"Selain koordinasi, pengetatan bagi pengunjung pengadilan harus dilakukan," kata mereka.

Dengan adanya pengetatan terhadap tamu dan koordinasi dengan pihak terkait ini, diharapkan keamanan dan kenyamanan para hakim serta staf Pengadilan Agama Batam dapat terjamin, sehingga mereka dapat menjalankan tugas dengan tenang dan aman. 

Sebagai informasi, menyikapi insiden yang dialami Hakim Gusnahari, Dirjen Badilag, didampingi Sesditjen dan Dirbinganis Badilag, mengadakan rapat koordinasi via Zoom dengan Ketua Pengadilan Agama Batam pada Kamis.

Dalam rapat tersebut, Dirjen Badilag menyesalkan adanya insiden ini dan menyampaikan keprihatinannya.

"Kami sangat menyesalkan kejadian ini dan berdoa agar Hakim Gusnahari segera pulih," kata Muchlis.

Ia juga meminta laporan detail dari Ketua Pengadilan Agama Batam mengenai kronologi kejadian dan kondisi terkini korban.

Pada kesempatan itu, Ketua Pengadilan Agama Batam, Mahyuda, didampingi oleh beberapa hakim dan Panitera, menyampaikan kondisi Hakim Gusnahari sudah membaik.
 
"Alhamdulillah, kondisi korban sudah stabil dan saat ini sedang berada di Polresta Batam untuk melaporkan kejadian tersebut," katanya.

Kronologi Kejadian

Menurut laporan Ketua Pengadilan Agama Batam, Mahyuda, kejadian bermula ketika korban akan berangkat ke kantor. 

Saat itu, korban baru saja selesai melayat tetangga yang meninggal di Perumahan Cipta Garden Sekupang Batam, tempat tinggalnya. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved