AKSI DAMAI NAKES DI NATUNA

Nakes di Natuna Gelar Aksi Damai, Tuntut Pembayaran TPP 4 Bulan, Tolak Ada Pemotongan

Ratusan nakes di Natuna gelar aksi damai, Senin (10/3). Mereka tuntut pembayaran TPP 4 bulan yang belum cair dan tolak ada pemotongan TPP

Penulis: Birri Fikrudin | Editor: Dewi Haryati
Birri
AKSI DAMAI - Ratusan tenaga kesehatan (nakes) di Natuna gelar aksi damai, tuntut pembayaran TPP tertunda dan tolak pemangkasan TPP, di depan Kantor Bupati Natuna, Senin (10/3/2025). 

NATUNA, TRIBUNBATAM.id - Ratusan tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), menggelar aksi damai di depan kantor Bupati Natuna, Senin (10/3/2025).

Mereka menuntut pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang tertunda selama empat bulan, serta menolak pemangkasan hak mereka. Kabarnya TPP dipangkas sebesar 35 persen.

Aliansi tenaga kesehatan yang hadir berasal dari berbagai fasilitas layanan kesehatan, mulai dari RSUD hingga puskesmas di Bunguran Besar dan kecamatan terdekat.

Dari pantauan Tribunbatam.id, aksi ini diawali dengan long march dari Pantai Piwang menuju kantor Bupati Natuna dengan menggunakan sepeda motor, dikawal oleh pihak kepolisian. 

Baca juga: Guru di Natuna Kepri Depan Anggota DPRD Tolak Pemotongan TPP

Massa membawa spanduk bertuliskan "Bayarkan hak kami (4 bulan TPP), jangan kurangi hak kami. Tolong kami nakes di perbatasan NKRI Presiden Prabowo Subianto".

Para nakes berharap tuntutan mereka segera didengar dan dipenuhi.  

Koordinator aksi, Wilson, menegaskan aksi ini berlangsung damai dan kondusif. 

"Tidak ada tindakan anarkis dan tidak ada kekerasan. Kami hanya ingin menyampaikan aspirasi dengan tertib," ujarnya di depan para peserta aksi.

Setibanya di kantor bupati, para nakes menyanyikan lagu Indonesia Raya sebagai bentuk kecintaan terhadap negara. 

Sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna, termasuk Sekda dan kepala dinas terkait, tampak menyambut mereka. 

Selain itu, Kapolres Natuna juga turut hadir untuk memastikan jalannya aksi tetap aman dan terkendali.  

"Diperkirakan sekitar 300 tenaga kesehatan terlibat dalam aksi ini, karena di surat izin kami membawa 300 hingga 500 peserta aksi," ujar salah satu peserta aksi.

Dalam orator mereka, para nakes berharap Pemkab Natuna segera memberikan kejelasan terkait pencairan TPP mereka yang sudah lama tertunda, dan alasan pemangkasan TPP di Pemkab Natuna.

Baca juga: Nelangsa ASN di Pemkab Natuna, Terpaksa Ngutang Gegara TPP Belum Cair Tiga Bulan

Situasi di lokasi aksi hingga saat ini masih berlangsung kondusif dengan penjagaan dari personel kepolisian dan Satpol PP. 

Hingga berita ini diterbitkan, 15 orang perwakilan sudah dipersilahkan masuk ke dalam ruangan Bupati Natuna. (TRIBUNBATAM.id/Birri Fikrudin)

Baca berita Tribunbatam.id lainnya di Google News

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved