Jumat, 24 April 2026

Optimisme Konsumen di Tengah Ketidakpastian: Sinyal Kekuatan atau Kewaspadaan?

Berita negatif marak, ekonomi tak menentu, dan PHK massal meningkat. Namun, Indeks Keyakinan Konsumen tetap kuat, menandakan optimisme yang bertahan.

ist.
Ekonom Tim Perumusan KEKDA, Yassed Satria. 

TRIBUNBATAM.id - Akhir-akhir ini, setiap kali membuka media sosial atau membaca berita, rasanya dunia seakan sedang tidak baik-baik saja, penuh ketidakpastian.

Entah salah follow akun atau salah membaca portal berita, yang pasti di beranda saya berseliweran berita negatif, hampir setiap hari di semua lini kehidupan.

Di luar negeri, perang dagang-termasuk perang tarif-, konflik geopolitik, hingga ancaman resesi terus menghantui.

Sementara di dalam negeri, “pencapaian besar“ Indonesia di kuartal I-2025 juga cukup bikin geleng-geleng kepala.

Sebut saja misalnya dugaan korupsi Pertamina, dugaan Korupsi Antam, dugaan korupsi Minyakita, dugaan korupsi PLN, dugaan korupsi LPEI, dugaan korupsi Bank BJB, hingga dugaan korupsi Dana Hibah Alquran.

Bahkan sebuah stasiun TV telah merangkum menjadi sebuah program “Liga Korupsi”.

Belum lagi kasus pagar laut, kelangkaan gas LPG, Coretax yang bermasalah, polemik Danantara, PHK massal, bursa saham yang anjlok hingga berbagai kasus-kasus kriminal lainnya.

Bagi saya, menjadi wajar munculnya tagar #KaburAjaDulu atau bahkan #IndonesiaGelap. 

Di tengah situasi yang serba tak menentu ini, satu pertanyaan besar muncul di benak saya.

“Seberapa percaya masyarakat terhadap kondisi ekonomi saat ini? Apakah mereka masih optimis untuk berbelanja dan berinvestasi, atau justru memilih menahan diri?”

Jawaban atas pertanyaan ini tercermin dalam Indeks Keyakinan Konsumen (IKK), sebuah barometer yang bisa memberi gambaran tentang arah ekonomi ke depan.

Keyakinan Konsumen Indonesia Tetap Kuat di Tengah Dinamika Ekonomi

Di tengah berbagai ketidakpastian ekonomi global dan nasional, survei Bank Indonesia pada Februari 2025 menunjukkan bahwa Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) tetap kuat.

IKK tetap berada dalam zona optimis di angka 126,4, meskipun sedikit menurun dari bulan sebelumnya yang berada di level 127,2.

Ini menunjukkan bahwa masyarakat masih cukup percaya diri dalam menghadapi kondisi ekonomi saat ini, meskipun ada sedikit kehati-hatian dalam menatap masa depan.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved