CUACA EKSTREM DI NATUNA
Cuaca Buruk Landa Natuna, BPBD Minta Warga Waspada Potensi Bencana
Cuaca buruk kembali melanda wilayah Natuna dan sekitarnya, BPBD imbau masyarakat waspada dan siaga.
Penulis: Birri Fikrudin | Editor: Septyan Mulia Rohman
TRIBUNBATAM.id, NATUNA - Cuaca buruk kembali melanda wilayah Natuna dan sekitarnya.
Angin kencang disertai hujan dengan intensitas ringan hingga lebat terjadi sejak Rabu (19/3/2025) dan masih terus berlangsung hingga berita ini diterbitkan.
Pantauan TribunBatam.id, kawasan Ranai dan sekitarnya diguyur hujan deras dengan durasi panjang, mulai menimbulkan genangan air di beberapa titik.
Sejumlah warga yang terpaksa beraktivitas terlihat mengenakan jas hujan
Sementara pepohonan yang miring akibat angin kencang, menambah kesan mencekam bagi pengendara.
Baca juga: DPRD Kepri Setujui Pembentukan Natuna Anambas, Bupati dan Wakil Bupati Anambas Kompak Mendukung
Kondisi ini juga semakin menyulitkan aktivitas warga, terutama pada momen bulan suci Ramadan.
Tidak hanya Natuna, kondisi serupa juga terjadi di hampir seluruh wilayah Kepulauan Riau.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Natuna, Raja Darmika, mengonfirmasi bahwa hingga saat ini belum ada laporan kejadian akibat cuaca ekstrem.
"Kami sedang memantau ke titik-titik rawan bencana. Namun sampai saat ini belum ada laporan kejadian yang masuk ke kami akibat cuaca buruk ini," ujarnya, Kamis (20/3/2025).
BPBD Natuna juga mengimbau agar masyarakat mewaspadai potensi bencana yang kemungkinan akan terjadi.
Baca juga: Cerita Bobby Warga Anambas Rumahnya Roboh ke Laut: Ada Suara Dentuman Mirip Gempa
"Dengan kondisi cuaca buruk dan hujan yang dengan durasi yang cukup panjang ini, kami berharap pihak kecamatan, desa, dan masyarakat yang tinggal di dearah rawan bencana banjir seperti di sekitar sungai, daerah rendah, dan daerah resapan air, untuk selalu waspada dan siaga," tambah Raja.
Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Natuna telah mengeluarkan peringatan resmi kondisi cuaca ekstrem, yang ini dipicu oleh belokan angin (shearline) di sekitar Kepulauan Natuna.
Yang juga diperparah oleh tingginya kelembapan udara di lapisan atas.
“Kondisi ini diperkirakan akan berlangsung hingga 23 Maret 2025. Hujan dengan intensitas ringan hingga lebat bisa terjadi sepanjang hari, disertai kilat, petir, dan angin kencang,” jelas Kepala Stasiun Meteorologi Ranai, Feriomex Hutagalung. (TribunBatam.id/Birri Fikrudin)
Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News
| Gelombang Tinggi Tekan Produksi, Harga Ikan Salai di Natuna Kini Ikut Melambung |
|
|---|
| Kolaborasi Instansi di Natuna, Hadirkan Posko Siaga Cuaca Ekstrem di Alun-alun Pantai Piwang |
|
|---|
| Arafat Bergegas Keluar Rumah saat Batang Pohon Hantam Atap, Cuaca Ekstrem Buat Warga Natuna Panik |
|
|---|
| Malang Menimpa Aminah Lansia di Natuna, Rumah Peninggalan Suami Rusak Gegara Cuaca Ekstrem |
|
|---|
| Harga Ikan Tongkol di Pasar Ranai Natuna Kepri Naik Imbas Cuaca Ekstrem |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/CUACA-DI-NATUNA.jpg)