Sabtu, 11 April 2026

CUACA EKSTREM DI NATUNA

Cuaca Buruk Landa Natuna, BPBD Minta Warga Waspada Potensi Bencana

Cuaca buruk kembali melanda wilayah Natuna dan sekitarnya, BPBD imbau masyarakat waspada dan siaga.

TribunBatam.id/Birri Fikrudin
CUACA DI NATUNA - Kondisi cuaca jalan Soekarno, Ranai, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepri, Kamis (20/3/2025). Pemkab Natuna melalui BPBD mengimbau warga waspada dampak cuaca buruk dengan hujan deras dan angin kencang. 

TRIBUNBATAM.id, NATUNA - Cuaca buruk kembali melanda wilayah Natuna dan sekitarnya. 

Angin kencang disertai hujan dengan intensitas ringan hingga lebat terjadi sejak Rabu (19/3/2025) dan masih terus berlangsung hingga berita ini diterbitkan.  

Pantauan TribunBatam.id, kawasan Ranai dan sekitarnya diguyur hujan deras dengan durasi panjang, mulai menimbulkan genangan air di beberapa titik. 

Sejumlah warga yang terpaksa beraktivitas terlihat mengenakan jas hujan

Sementara pepohonan yang miring akibat angin kencang, menambah kesan mencekam bagi pengendara.  

Baca juga: DPRD Kepri Setujui Pembentukan Natuna Anambas, Bupati dan Wakil Bupati Anambas Kompak Mendukung

Kondisi ini juga semakin menyulitkan aktivitas warga, terutama pada momen bulan suci Ramadan.

Tidak hanya Natuna, kondisi serupa juga terjadi di hampir seluruh wilayah Kepulauan Riau.  

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Natuna, Raja Darmika, mengonfirmasi bahwa hingga saat ini belum ada laporan kejadian akibat cuaca ekstrem.

"Kami sedang memantau ke titik-titik rawan bencana. Namun sampai saat ini belum ada laporan kejadian yang masuk ke kami akibat cuaca buruk ini," ujarnya, Kamis (20/3/2025).

BPBD Natuna juga mengimbau agar masyarakat mewaspadai potensi bencana yang kemungkinan akan terjadi.

Baca juga: Cerita Bobby Warga Anambas Rumahnya Roboh ke Laut: Ada Suara Dentuman Mirip Gempa

"Dengan kondisi cuaca buruk dan hujan yang dengan durasi yang cukup panjang ini, kami berharap pihak kecamatan, desa, dan masyarakat yang tinggal di dearah rawan bencana banjir seperti di sekitar sungai, daerah rendah, dan daerah resapan air, untuk selalu waspada dan siaga," tambah Raja.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Natuna telah mengeluarkan peringatan resmi kondisi cuaca ekstrem, yang ini dipicu oleh belokan angin (shearline) di sekitar Kepulauan Natuna.

Yang juga diperparah oleh tingginya kelembapan udara di lapisan atas.  

“Kondisi ini diperkirakan akan berlangsung hingga 23 Maret 2025. Hujan dengan intensitas ringan hingga lebat bisa terjadi sepanjang hari, disertai kilat, petir, dan angin kencang,” jelas Kepala Stasiun Meteorologi Ranai, Feriomex Hutagalung. (TribunBatam.id/Birri Fikrudin)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved