Rabu, 15 April 2026

MUDIK LEBARAN 2025

Puncak Mudik, AC Pelabuhan Domestik Sekupang Batam Mati Penumpang Kepanasan

Hawa panas bercampur aroma keringat menyelimuti ruang tunggu pelabuhan Fery Domestik Sekupang.  Pemudik kerap mengusap keringat yang bercucuran

Beres
PADAT - Penumpang padat merayap di ruang tunggu lantai dua pelabuhan Fery Domestik Sekupang Batam 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Hawa panas bercampur aroma keringat menyelimuti ruang tunggu pelabuhan Fery Domestik Sekupang, Batam, Jumat (28/3/2025).

Pemudik kerap mengusap keringat yang bercucuran di wajah. Tanpa tisu, kadang lengan baju menjadi basah. 

Tak kuat berdiri dibarisan antrean, para penumpang dengan tentengan ransel yang melekat di badan terpaksa rehat. Barang pun diturunkan ke lantai. 

Samakin lama dalam ruang tunggu, pakaian para pemudik itu akan lembab oleh keringat.

Kertas tiket menjadi kipas untuk menghilangkan rasa panas. 

Rombongan keluarga saling berpegangan erat, agar tak terpisah memasuki kapal. 

Suasana pagi itu riuh, ruang tunggu melekat dengan nuansa mudik. Kondisi ini tak seperti biasanya. 

Seorang ibu tampak berupaya menenangkan sang bayi dalam gendongannya. Ia mengipas agar bayinya diam.

"Kepanasan dia, gerah ruang tunggu. Makanya dia rewel," ujar penumpang Dyah.

Baca juga: Jadwal Kapal Ferry Karimun saat Puncak Mudik Lebaran 2025

Dyah tampak berusaha agar sang anak tak menangis. Dyah berada ditengah kerumunam dalam antrean menuju boarding. 

Tak hanya dia, penumpang lainnya pun merasakan hal yang saja. Gerah, panas dan bau apek. 

"Panas kali, gerah. Bau apek, AC nya kok gak menyala iya. Ada apa dengan pengelolah pelabuhan ini," ujar, Rio seorang pemudik di ruang tunggu pelabuhan Sekupang, pagi itu. 

Ia berharap agar pengelolah pelabuhan memperhatikan kondisi ruang tunggu lantai dua itu.

"Pak Walikota, minta tolong ini diperhatikan. Ruang tunggu bisa panas gini, AC mati. Kipasnya pun hanya ada di pojok. Ini audah lebih dari pelabuhan Kelud Batu Ampar yang lama," ungkap Rio.

Pantauan di lokasi, ruang tunggu lantai dua pelabuhan tempat titik kumpul penumpang tampak padat merayap.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved