PENIMBUNAN SUNGAI DI BALOI
Wajah Lelah Lik Khai Usai Diperiksa Lima Jam di Polda Kepri, Keluar Didampingi 3 Pengacara
Mengenakan kemeja biru dengan pin DPRD menempel di baju, Lik Khai turun dari lantai dua. Langkahnya tampak sempoyongan menuju jalan aspal. Dia lelah
Penulis: Beres Lumbantobing | Editor: Dewi Haryati
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Setelah menjalani pemeriksaan panjang, Anggota DPRD Kepri, Lik Khai akhirnya keluar dari Ruang Subdit II Eksus Gedung Yanma Polda Kepri, Kamis (10/4/2025) sore.
Sebelumnya, Lik Khai dimintai klarifikasi oleh polisi terkait dugaan penimbunan Daerah Aliran Sungai (DAS) di kawasan Baloi.
Mengenakan kemeja biru dengan pin DPRD menempel di baju, Lik Khai turun dari lantai dua. Langkahnya tampak sempoyongan menuju jalan aspal.
Lik Khai saat itu didampingi tiga orang pengacara yang menjadi kuasa hukumnya.
Baca juga: Breaking News, Polda Kepri Periksa Anggota DPRD Kepri Lik Khai Terkait Penimbunan Sungai di Baloi
Tak seperti biasanya, sore itu Lik Khai terlihat lelah. Tatapan matanya sayu, namun ia berusaha tegar, memberikan komentar singkat setelah pemeriksaan panjang.
Ia mengaku pemeriksaan berjalan lancar, lima jam lamanya. Sejak pukul 10:00 WIB hingga pukul 15:00 WIB.
"Saya diminta klarifikasi, apa yang saya tahu saya sampaikan," ujar Lik Khai.
Ia lantas mengapresiasi kepolisian lantaran profesional dan telah mengundang dirinya datang untuk memberi kesempatan klarifikasi.
"Saya sudah klarifikasi selama ini apa yang terjadi. Untuk selanjutnya saya kira hasil pemeriksaan tanya ke atas (Polda)," jawabnya.
Lik Khai mengaku dirinya mendapat dukungan dari DPP Partai Nasdem yang mengirimkan seorang pengacara, Husni Thamrin untuk mendampinginya.
Husni Thamrin lantas berkomentar, ia diutus langsung DPP bidang Advokasi Partai Nasdem untuk memberikan pendampingan terhadap salah satu kader terbaik Nasdem yang menghadapi proses hukum.
Husni lantas memperlihatkan surat tugas atas dirinya, yang diutus DPP Partai untuk mendampingi kasus hukum yang menyeret kader Nasdem, Lik Khai.
Ia mengaku bersama tim pengacara yang telah mengawal Lik Khai, akan bersama-sama hingga kasus tersebut terang benderang.
"Sekarang ini baru undangan klarifikasi bukan saksi. Hanya untuk klarifikasi," katanya mendampingi Lik Khai.
Menurut Husni, aparat kepolisian dan masyarakat banyak yang belum tahu kejadian yang sebenarnya terjadi terkait dugaan penimbunan aliran sungai di Baloi.
Baca juga: Polda Kepri Periksa Anggota DPRD Kepri Li Khai, Kuasa Hukum: Hanya Diminta Klarifikasi
breaking news batam hari ini
TribunBreakingNews
breaking news
Lik Khai
Penimbunan Sungai di Baloi
Polda Kepri
Batam
Kasus Penimbunan Sungai di Baloi Batam, Ketua RT Perumahan Kezia Penuhi Panggilan Polda Kepri |
![]() |
---|
Sempat Hilang, Warga Kezia Kembali Pasang Spanduk Tolak Penimbunan Sungai Baloi Batam |
![]() |
---|
Kasus Penimbunan DAS Baloi Batam Naik ke Penyidikan, Polisi Kembali Panggil Saksi |
![]() |
---|
Babak Baru Kasus Penimbunan DAS Baloi Batam, Ketua RT Kezia Residence Dipanggil Jadi Saksi |
![]() |
---|
Batam Sering Hujan, Warga Kezia Waswas Banjir Dampak Penimbunan Sungai di Baloi |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.