Senin, 18 Mei 2026

JALAN DI BATAM

Nasib Jalan S Parman Batam, Truk Tanah Mondar Mandir, Perbaikan Cuma Tambal Sulam

Jalan S Parman Sei Beduk Kota Batam saat ini kondisinya cukup memprihatinkan. Warga mengungkap sebab jalan itu rusak.

Tayang:
Ian Sitanggang
JALAN S PARMAN BATAM - Kondisi jalan S Parman, Kota Batam, Provinsi Kepri, Senin (14/4/2025). Warga mengungkap sebab rusaknya jalan yang menghubungkan warga Tanjung Piayu, Kecamatan Sei Beduk ini. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kondisi Jalan S Parman, Kecamatan Sei Beduk Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menjadi perhatian Pemko Batam.

Pemerintah Kota Batam berkomitmen untuk memperbaiki jalan S Parman yang kondisinya memprihatinkan.

Kondisi jalan S Parman Batam yang rusak itu terpantau mulai dari pintu dua Kawasan Muka Kuning hingga Simpang Bagan bahkan sampai ke Piayu Laut.

Pantauan Tribun Batam di lapangan, jalan S Parman mulai dari pintu dua Kawasan Muka Kuning sudah banyak banyak dipenuhi lubang dan jalan bergelombang.

Jalan S parman ini terlihat sedikit bagus dari terminal muka Kuning hingga simpang Perumahan Bukit Pesona Tanjung Piayu.

Baca juga: Dinas Bina Marga Batam Prioritaskan Perbaikan Jalan S Parman Tanjung Piayu Sei Beduk

Sementara dari Bukit pPesona hingga Piayu Laut dan Bagan, kondisi jalan sudah mulai rusak dan jalan banyak yang bergelombang.

Jalan di Batam ini sudah lama dikeluhkan warga, namun selama ini hanya dilakukan tambal sulam.

Kerusakan jalan di Sei Beduk karena tingginya aktivitas truk pengangkut tanah di daerah tersebut.

Belakangan diketahui wilayah Tanjung Piayu sangat sarat dengan pembangunan, khususnya pembangunan perumahan.

Bahkan di Tanjung Piayu saat ini pertumbuhan perumahan sangat cepat, banyak lahan yang sudah berubah fungsi dari bukit menjadi rata, dan lahan rawa jadi darat.

Baca juga: Tak Diperhatikan Pemerintah, Warga Sei Beduk Perbaiki Sendiri Jalan S Parman

Bahkan di wilayah Tanjung Piayu khususnya di daerah Bagan banyak lahan bakau yang sudah berubah fungsi menjadi perumahan.

Lahan yang dulunya Bakau saat ini sudah menjadi perumahan.

"Beberapa tahun terakhir ini pembangunan perumahan di daerah kita sangat banyak. Jadi aktifitas truk tanah sangat tinggi," ucap Alson warga sekitar, Senin (14/4/2025).

Alson juga mengatakan kerusakan jalan piayu banyak disebabkan aktivitas truk tanah yang beroperasi di lapangan.

"Ya kalau sekarang aktivitas truknya sudah jarang, beberapa bulan lalu atau tahun 2024 lalu, makanya jalan menuju Bagan itu rusak parah," kata Alson.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved