Warga Keluhkan Fasilitas Toilet Taman Hijau RSUD M Sani Karimun Tak Layak Pakai
Minimnya fasilitas umum menjadi sorotan masyarakat di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri)
Penulis: Yeni Hartati | Editor: Septyan Mulia Rohman
TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Minimnya fasilitas umum menjadi sorotan masyarakat di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Salah satunya fasilitas toilet umum yang berada di Taman Hijau Bersih RSUD Muhammad Sani, Poros.
Pantauan Tribun Batam di lapangan, terdapat dua toilet umum di Taman Hijau Bersih. Namun kondisinya sangat memprihatinkan kotor dan tidak dapat digunakan.
Dengan pintu toilet terbuka, terdapat banyak kotoran dan sampah hingga mengeluarkan aroma semerbak tidak sedap di sekitar lokasi.
Padahal Taman Hijau Bersih menjadi pusat aktivitas masyarakat dan sering di kunjungi warga sekadar olahraga ringan seperti jogging maupun bersantai bersama keluarga.
Bahkan, danau hijau yang terbentang luas di sisi timur sering dijadikan warga sebagai spot angler atau pemancing air tawar.
Baca juga: Pemkab Karimun Gelar Rapat Tanggap Ancaman Narkoba
Namun kekurangan fasilitas penunjang dengan ketiadaan toilet umum yang memadai membuat kesulitan dan keluhan warga saat berkunjung.
Terutama bagi mereka yang menghabiskan waktu cukup lama di Taman Hijau Bersih ini. Sejumlah warga yang ditemui Tribun Batam mengaku terpaksa menahan buang air.
"Susah sekali kalau mau buang air di sini (Taman Hijau Bersih). Kami sering kesini, harusnya ada toilet umum yang bersih dan terawat. Tapi ini sangat jorok," ujar Ani saat ditemui, Selasa (20/5/2025).
Senada dengan Ani, sejumlah warga juga meminta agar Pemerintah Daerah Kabupaten Karimun segera menyediakan fasilitas umum toilet yang bersih dan nyaman.
"Sayang sekali, kondisi tamannya sekarang sudah bersih ramai warga kesini. Tetapi toiletnya sangat tidak bisa di gunakan," ucap Rani.
Baca juga: Terungkap Identitas Mayat Lansia Dekat RSUD Muhammad Sani Karimun, KTP Asal Jakarta Timur
Menurutnya, kondisi toilet umum Taman Hijau Bersih sudah lama tidak berfungsi hingga menjadi fasilitas umum yang terbengkalai.
"Sudah lama bertahun-tahun juga lah ini tidak di pakai entah salurannya tersumbat tidak tahu juga. Seharusnya sebagai ikonik wisata di Karimun, pemerintah harus menyediakan fasilitas umum yang memadai dan layak pakai," tutupnya. (TribunBatam.id/Yeni Hartati)
Mantan Kepala BP Karimun dan 2 Orang Lainnya Jadi Tersangka Korupsi Kuota Rokok |
![]() |
---|
Polisi Ungkap Kronologi Remaja Putri Asal Karimun Bisa Ada Dalam Kontainer di Nongsa Batam |
![]() |
---|
Remaja Putri Asal Karimun Ditemukan Lemas dalam Kontainer di Kawasan Nongsa Batam |
![]() |
---|
Kejari Karimun Tuntut Mati Tiga Terdakwa Narkoba 60 Ribu Butir Ekstasi, Ini Kasusnya |
![]() |
---|
Antisipasi Kelangkaan Beras di Karimun Kepri, Bulog Batam segera Suplai 250 Ton |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.