Pelaku Penganiayaan di Bintan Sesali Perbuatannya, Sakit Hati Tak Ditegur Dua Bulan
Dia hanya tunduk dan terdiam. Kala itu dia buru-buru diboyong polisi untuk hadir dalam konferensi pers.
Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Mairi Nandarson
Laporan Wartawan Tribun Batam.id, Ronnye Lodo Laleng.
TRIBUNBATAM.id, BINTAN - Lelaki berinisial P (62) yang membacok kawannya di Bintan, kini menyesali perbuatannya.
Pria paruh baya itu, merupakan pelaku pembacokan rekannya berinisial R (51) menggunakan senjata tajam.
Korban mengalami luka serius di bagian wajah, dan dirujuk kerumah sakit Raja Ahmad Thabib Tanjungpinang.
Keduanya adalah kawan lama.
Mereka pernah satu kos-kosan beberapa tahun lalu.
Belakangan hubungan mereka mulai renggang dan tak saling tegur sapa.
Saat ditemui di Mapolres Bintan P tak ingin berkomentar banyak.
Dia hanya tunduk dan terdiam. Kala itu dia buru-buru diboyong polisi untuk hadir dalam konferensi pers.
Tangannya diborgol bersama dengan sejumlah pelaku kejahatan lainnya.
P berada paling depan, di belakangnya ada tiga pelaku lain, mereka terlibat kasus curanmor dan pencurian dengan pemberatan di Bintan.
"Iya saya menyesal," kata P singkat.
Kapolres Bintan AKBP Yunita Stevani melalui Kasat Reskrim Polres Bintan Iptu Fikri Rahmadi, mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Minggu (20/4/2025) di sebuah rumah kontrakan R, yang beralamat di RT005/RW003, Desa Gunung Kijang, Bintan.
"Anggota gabungan berhasil mengamankan pelaku kurang dari 24 jam setelah kejadian," kata Fikri belum lama ini.
Motifnya pelaku nekat melakukan penganiayaan tersebut atas rasa sakit hati.
| Duduk Perkara Dugaan Pencurian 49 Ton Besi Bekas di PT BAI, Polres Bintan Segera Tetapkan Tersangka |
|
|---|
| Babak Baru Dugaan Pencurian 49 Ton Besi Bekas di PT BAI, Polisi Segera Panggil Saksi Ahli |
|
|---|
| Polres Bintan Siagakan Ratusan Personel Amankan Kegiatan May Day Hari Ini |
|
|---|
| Hari Kedua Pengalihan Arus di Jalan Lintas Barat Bintan, Polisi Siaga Simpang Bintan Buyu |
|
|---|
| Jembatan Ekang Bintan Akan Diperbaiki, Pengendara Minta Ada Sosialisasi: Takut Tiba-tiba Ditutup |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Pelaku-P-6888.jpg)