Anwar Anas Akan Perjuangkan Hak Warga Sei Beduk hingga Ada Jawaban dari Batamindo
Anwar Anas sebut tidak akan berhenti mengusik pengelola Kawasan Batamindo sampai ada hasil dari isi surat terbuka yang sebelumnya dilayangkan
Penulis: Pertanian Sitanggang | Editor: Dewi Haryati
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Anggota DPRD Batam, Anwar Anas sebut tidak akan berhenti mengusik pengelola Kawasan Batamindo sampai ada hasil dari isi surat terbuka yang sebelumnya dilayangkan.
"Hari ini kita sudah diundang. Ya antara senang dan kecewa. Yang pertama kita senang surat kita sudah mereka terima. Tetapi kita kecewa karena tidak ada pejabat yang bisa memberikan jawaban atas isi surat terbuka yang kita kirimkan," kata Anas, Rabu (28/5/2025).
Usai pertemuan, Anas mengatakan pihak kawasan Batamindo meminta waktu untuk mengatur waktu bertemu dengan pengelola Kawasan Batamindo.
"Jadi kita akan tunggu informasi selanjutnya. Ya kita berharap apa yang menjadi harapan kita bisa dijawab,"ujarnya.
Baca juga: Surat Terbuka Anwar Anas Direspons Batamindo, Sayang Pejabat Pengelola Tak di Tempat
Sebelumnya diberitakan, Anas mengirimkan surat terbuka ke pengelola Kawasan Batamindo yang berisi empat poin, yakni:
1. Prioritaskan rekrutmen warga lokal: Perusahaan diwajibkan memberi prioritas kepada warga Sei Beduk, terutama untuk posisi non-spesialis
2. Kuota afirmasi tenaga kerja lokal: Minimal 30 persen dari total rekrutmen harus berasal dari kecamatan sempadan seperti Sei Beduk
3. Pelatihan gratis dan terukur: Perusahaan harus menyediakan pusat pelatihan keterampilan gratis sebagai bagian dari tanggung jawab sosial
4. Laporan terbuka berkala: Disusun laporan setiap tiga bulan terkait jumlah tenaga kerja lokal yang direkrut, guna menjaga transparansi
"Jadi isi surat terbuka itu atas apa yang dirasakan oleh warga sempadan kawasan Batamindo, yakni Kecamatan Sei Beduk," kata Anas.
Baca juga: Anwar Anas Kirim Surat Terbuka ke Pengelola Batamindo terkait Penerimaan Tenaga Kerja
Ia mengatakan, dirinya akan terus memperjuangkan hak-hak masyarakat sempadan Kawasan Batamindo.
"Sudah 30 tahun Kawasan Batamindo berdiri di Kecamatan Sei Beduk, namun warga sekitar tidak merasakan dampaknya. Yang pertama mengenai rekrutmen karyawan dan yang kedua penyaluran CSR," katanya.
Ia mengatakan jika ke depan tidak ada jawaban atas isi surat terbuka yang dilayangkan, maka dirinya akan terus mengusik kawasan Batamindo.
"Ya sampai saya capek, karena ini janji dan niat saya untuk membantu warga di wilayah pemilihan saya," ujarnya. (Tribunbatam.id/Pertanian Sitanggang)
| Pemko Batam Konsolidasikan OPD, Matangkan Roadmap dan Rencana Aksi ETPD |
|
|---|
| Kasus Kematian Ibu dan Anak di Kos Batu Aji, Pacar Korban Sempat Diperingatkan RT |
|
|---|
| Gadis 13 Tahun di Batam Dirudapaksa Ayah Kandung di Samping Adiknya, Juga Dipaksa Layani Pria Lain |
|
|---|
| Update Kasus Ibu dan Anak Tewas di Kamar Kos Batam, Usai Lahiran Mandiri Anak Disimpan di Lemari |
|
|---|
| Fakta di Balik Kematian Ibu Muda dan Bayi di Indekos Batam, JP Sempat Mengeluh Sakit Perut |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Anwar-Anas-Batamindo-undangan.jpg)