Diguncang Dugaan Ijazah Palsu, Hellyana : Rakyat Lagi Sengsara, Saya Kerja Dulu
Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hellyana pilih fokus kerja ketimbang menanggapi soal dugaan ijazah palsu.
TRIBUNBATAM.id - Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hellyana pilih fokus kerja ketimbang menanggapi soal dugaan ijazah palsu.
"Kalau soal itu biarlah. Saya tidak berkomentar. Saya fokus bekerja menjalankan tugas-tugas," ungkap Hellyana kepada Kompas.com, Jumat (13/6/2025).
Hellyana ditertap dugaan ijazah palsu. Kasus ini sedang ditangani polisi.
Kepala Bidang Humas Polda Bangka Belitung, Kombes Fauzan Sukmawansyah menjelaskan, informasi yang diterima polisi masih bersifat laporan aduan.
"Ini sedang diproses dengan memanggil para saksi, termasuk dari pihak kampus dan Wagub Hellyana yang telah datang langsung membawa dokumen terkait ijazahnya," jelas Fauzan.
Hellyana menekankan, urusan pembangunan daerah lebih penting daripada membahas isu ijazah.
"Masyarakat kita lagi sengsara, ini yang harus diperhatikan," ujarnya.
Politisi dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini berharap agar kondusivitas daerah tetap terjaga, sehingga program-program pembangunan dapat dilaksanakan dengan baik. "Imbauan kami bagaimana menjaga kondusivitas daerah, pembangunan ekonomi yang harus diselesaikan," tambahnya.
Selama sebulan menjabat sebagai wakil gubernur, Hellyana mencatat adanya penurunan daya beli masyarakat.
Untuk mengatasi hal ini, pemerintah provinsi berupaya melakukan terobosan dengan memaksimalkan potensi daerah serta menjalin kerja sama dengan pemerintah pusat.
Salah satu hasil positif yang mulai terlihat adalah persetujuan pemerintah pusat untuk mengembalikan status internasional bandara di Belitung sebagai gerbang ekonomi pariwisata.
Selain itu, kantor wakil gubernur di Belitung juga diaktifkan untuk mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat.
"Bangka dan Belitung adalah sebuah kesatuan, mari kita isi pembangunan daerah kepulauan ini yang berdampak langsung pada masyarakat," pungkas Hellyana.
Sebelumnya, kasus dugaan ijazah palsu ini mencuat setelah pihak kepolisian menerima laporan dari seorang mahasiswa.
Pelapor mempertanyakan titel sarjana hukum yang digunakan Hellyana, serta tahun masuk kampus yang tercatat pada rentang 2012-2013, yang tidak terdaftar dalam sistem pendidikan.
Mantan Dekan Fakultas Hukum Universitas Azzahra, Sulhan, mengatakan, bukti-bukti kegiatan Hellyana di kampus tidak ditemukan.
"Setelah kami mencari berkas-berkas yang berkaitan dengan hal itu, kepada yang bersangkutan, tidak ditemukan sama sekali," ujar Sulhan saat dihubungi, Kamis (12/6/2025).
Sulhan yang bertindak sebagai kuasa hukum rektorat memenuhi undangan penyidik Polda Bangka Belitung pada Rabu (11/6/2025).
Ia menegaskan bahwa tidak ada bukti KRS, KHS, bukti pembayaran, atau bahkan nama yang bersangkutan dalam daftar alumni dan buku wisuda.
"Tidak ada sama sekali," ujar Sulhan.
Sulhan juga mengungkapkan bahwa Rektor Universitas Azzahra tidak pernah menandatangani ijazah atas nama yang bersangkutan.
Bahkan, tanda tangan dalam ijazah tersebut berbeda dengan spesimen tanda tangan rektor yang asli.
"Saya bawa spesimen asli ke penyidik, itu tidak sama dengan fotokopi ijazah yang sedang diperiksa. Namun, kami tidak dalam kapasitas menyatakan itu asli atau palsu," ucap Sulhan.
Sulhan mengatakan, pihak kampus akan menyerahkan semua bukti yang ada kepada pihak berwenang.
Ia juga menekankan bahwa meskipun ada dugaan pencemaran nama baik kampus, keputusan tetap berada di tangan pimpinan universitas.
Menurut Sulhan, Fakultas Hukum Universitas Azzahra mulai dirintis pada 2020, dan ia diminta rektorat untuk mempersiapkan legalitasnya.
Namun, karena harus menjalani Lemhanas selama 8 bulan, Sulhan baru bergabung sebagai dekan pada periode 2021-2024.
"Saya memberi penjelasan sebagai mantan dekan dan juga kuasa hukum rektor ketika itu," ucap Sulhan.(KM)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Wagub Hellyana Angkat Bicara Terkait Isu Ijazah Palsu Dirinya
| Roy Suryo Mulai Panik, Surati Irwasum Polri Minta Kasus Ijazah Palsu Dicabut, Seolah Takut di Bui |
|
|---|
| Wakil Gubernur Babel Pakai Ijazah Palsu, Kini Resmi Jadi Tersangka di Bareskrim Polri |
|
|---|
| Roy Suryo Cs Diduga Sebar Tuduhan Palsu dan Manipulasi, Kini Jadi Tersangka Kasus Ijazah Jokowi |
|
|---|
| Roy Suryo Akhirnya Buka Suara setelah Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Ijazah Jokowi |
|
|---|
| Daftar 8 Tersangka Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Roy Suryo Masuk Klaster 2 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/1306_Hellyana.jpg)