Selasa, 28 April 2026

BERITA POPULER BATAM

Daftar 7 Berita Populer Pilihan Hari Ini, Tumpahan Solar, Banyak Motor Tergelincir di Bintan Timur

Daftar 7 Berita Populer Pilihan Hari Ini, gara-gara ada tumpahan solar di Bintan Timur, sejumlah kendaraan sepeda motor tergelincir

|
Editor: Mairi Nandarson
kolase tribunbatam.id foto ronnye lodo laleng
TUMPAHAN SOLAR - Petugas Damkar Bintan membersihkan jalan di Bintan Timur dari tumpahan solar, sementara polisi mengatur arus lalu lintas. Akibat tumpahan solar itu sejumlah kendaraan sepeda motor tergelincir dan terjatuh, Rabu (18/6/2025). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Sejumlah kendaraan sepeda motor tergelincir gara-gara ada tumpahan solar di Jalan Korindo, Kecamatan Bintan Timur, pada Rabu pagi (18/6/2025).

Insiden itu terjadi sekitar pukul 09.10 WIB, memicu kepanikan warga serta pengguna jalan yang melintas.

Jalan dengan kondisi tikungan menurun itu mendadak menjadi lintasan berbahaya gara-gara tumpahan solar yang tersebar sekitar hampir 100 meter.

Di Batam, ada buruh bangunan yang tewas terjatuh dari lantai 7 di sebuah bangunan yang sedang dikerjakan.

Dua informasi itu adalah di antara 7 berita populer pilihan Tribun Batam hari ini, yang mungkin terlewatkan bagi Anda untuk membacanya, berikut informasinya:

Buruh Bangunan di Batam Tewas Usai Terjatuh dari Lantai 7, Lokasi Kecelakaan Kerja Tampak Lengang

KECELAKAAN KERJA DI BATAM - Lokasi kecelakaan kerja di Batam tepatnya Komplek Pertokoan Palm Spring Batam Center Blok B3 Nomor 15, Rabu (18/6/2025). Kondisi proyek bangunan 7 lantai ini tampak lengang sehari setelah lakakerja di Batam itu.
KECELAKAAN KERJA DI BATAM - Lokasi kecelakaan kerja di Batam tepatnya Komplek Pertokoan Palm Spring Batam Center Blok B3 Nomor 15, Rabu (18/6/2025). Kondisi proyek bangunan 7 lantai ini tampak lengang sehari setelah lakakerja di Batam itu.(TribunBatam.id/Bereslumbantobing)

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Lokasi kecelakaan kerja di Batam yang menewaskan seorang buruh bangunan setelah terjatuh dari lantai 7 tampak lengang, Rabu (18/6/2025).

Bangunan lantai 7 yang belum siap di Blok B3 Nomor 15 kawasan pertokoan Palm Spring Batam Center tampak tersegel garis polisi (police line).

Tak ada aktivitas pekerja di lokasi kecelakaan kerja di Batam pada Selasa (17/6/2025) itu.

Yang ada, hanya tumpukan material bangunan. 

Proyek lokasi lakakerja di Batam itu memiliki tujuh lantai.

Baca Selengkapnya

Cerita Petugas Damkar Bintan, Disambut Warga Bak Pahlawan Setelah Respons Cepat Kebakaran

KISAH DAMKAR  - Kepala UPTD Damkar Tanjunguban, Panyodi bagikan kisahnya jadi petugas pemadam kebakaran di Bintan
KISAH DAMKAR  - Kepala UPTD Damkar Tanjunguban, Panyodi bagikan kisahnya jadi petugas pemadam kebakaran di Bintan(Tribun Batam.id/ Ronnye Lodo Laleng)

BINTAN, TRIBUNBATAM.id - Menjadi petugas kebakaran tidaklah mudah. Mereka harus menjadi garda terdepan saat menolong masyarakat. 

Mereka harus berjuang menyelamatkan nyawa orang banyak, sambil melawan kobaran api.

Tak jarang banyak petugas menjadi korban untuk melindungi masyarakat. 

Pantang pulang sebelum padam, itulah slogan yang mereka pegang teguh karena mereka mengabdi tanpa kenal pamrih.

Tugas yang berat, ditambah dengan risiko yang sangat besar, seharusnya petugas pemadam kebakaran diberi penghargaan.

Baca Selengkapnya

Fakta Pasutri di Batam Culik Bayi Asuhan, Terbang ke Aceh Demi Pembuktian ke Mertua

Ilustrasi bayi yang diculik
Ilustrasi bayi yang diculik(internet)

TRIBUNBATAM.id, BATAM – Sepasang suami istri di Batam nekat menculik bayi berusia lima bulan yang mereka asuh, dan membawanya kabur hingga ke Aceh.

Aksi keduanya terbongkar setelah orang tua kandung bayi melapor ke polisi lantaran kehilangan kontak dengan pengasuh anaknya.

Kedua pelaku yakni ML (29) dan S alias SS (32) kini telah ditangkap oleh tim Reskrim Polsek Sagulung, dan resmi mendekam di tahanan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Mereka dijerat pasal berlapis, yakni Pasal 83 jo Pasal 76F UU RI No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman minimal 3 tahun dan maksimal 15 tahun penjara, serta denda hingga Rp 300 juta.

Baca Selengkapnya

Tumpahan Solar Buat Tujuh Motor Tergelincir di Bintan Timur, Warga dan Pengendara Panik

TUMPAHAN SOLAR  - Sejumlah petugas UPTD Damkar sedang membersihkan tumpahan minyak di jalan korindo, Bintan Timur.
TUMPAHAN SOLAR  - Sejumlah petugas UPTD Damkar sedang membersihkan tumpahan minyak di jalan korindo, Bintan Timur.(Tribun Batam.id/ Ronnye Lodo Laleng)

TRIBUNBATAM.id, BINTAN – Sebanyak tujuh pengendara motor tergelincir akibat tumpahan solar di Jalan Korindo, tepatnya di RT 02/RW 09, Kelurahan Sungai Lekop, Kecamatan Bintan Timur, pada Rabu pagi (18/6/2025).

Insiden terjadi sekitar pukul 09.10 WIB dan memicu kepanikan warga serta pengguna jalan yang melintas. Jalan dengan kondisi tikungan menurun itu mendadak menjadi lintasan berbahaya setelah solar tersebar sepanjang hampir 100 meter.

“Pas kejadian saya lihat dua motor jatuh, pengendaranya luka di tangan. Tak lama, lima motor lainnya ikut tergelincir di titik yang sama,” ujar Syafrudin, warga setempat.

Semua pengendara mengalami luka ringan, namun beberapa sepeda motor dilaporkan mengalami kerusakan pada bodi dan sparepart akibat benturan.

Warga Berjibaku Amankan Jalan


Baca Selengkapnya

Pembunuh 5 Orang di Aceh Ternyata Sudah Biasa Tinggal di Hutan Belantara, Kini Diburu Polisi

KORBAN PEMBACOKAN - Korban pembacokan di Desa Uning Sigurgur Kecamatan Babul Rahmah, Aceh Tenggara di RSUD Sahuddin Kutacane, Senin (16/6/2025). Korban yang meninggal dunia bertambah menjadi lima orang.
KORBAN PEMBACOKAN - Korban pembacokan di Desa Uning Sigurgur Kecamatan Babul Rahmah, Aceh Tenggara di RSUD Sahuddin Kutacane, Senin (16/6/2025). Korban yang meninggal dunia bertambah menjadi lima orang.(TRIBUNGAYO.COM/ASNAWI LUWI)

TRIBUNBATAM.id - Kasus pembunuhan di Aceh masih menjadi misteri. Namun siapa tersangka pelaku pembunuhan sudah terditeksi.

Namun terungkap fakta baru, pelaku ternyata selama ini tinggal di dalam hutan belantara.

Pelaku pembunuhan lima orang dan satu orang masih dirawat di RSUD Sahuddin Kutacane yang terjadi secara brutal di Desa Uning Sigurgur, Kecamatan Babul Rahmah, Agara, Senin (16/6/2025) lalu masih dalam penyelidikan kepolisian.

Info terbaru bahwa terungkap ternyata tersangka selama ini tinggal di hutan belantara.

Tersangka hingga kini juga masih diburu kepolisian di Aceh Tenggara terkait kasus pembunuhan sadis tersebut.

Baca Selengkapnya

Kronologi Pulau di Anambas Dijual di Situs Online Luar Negeri, Berawal Dari ini

DPMPTSP Anambas, Yoki Ismed menjelaskan dua pulau yang dijual dalam situs asing di Anambas tidak dapat dijual karena bertentangan dengan hukum. Namun sudah bersertifikat HGB, Rabu (18/6/2025).
DPMPTSP Anambas, Yoki Ismed menjelaskan dua pulau yang dijual dalam situs asing di Anambas tidak dapat dijual karena bertentangan dengan hukum. Namun sudah bersertifikat HGB, Rabu (18/6/2025).(TRIBUNBATAM.id/Noven Simanjuntak)

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Anambas melalui Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) lantas angkat bicara terkait isu penjualan pulau tersebut. 

Analis Kebijakan Ahli Madya DPMPTSP Anambas, Yoki Ismed menyebutkan, ada empat pulau yang sebenarnya masuk dalam situs jual beli asal Kanada tersebut, yakni Pulau Ritan, Pulau Tokong Sendok, Pulau Mala dan Pulau Nakok.

Namun dari keempat pulau tersebut, dua pulau yang mencuat ialah Pulau Ritan dan Pulau Tokong Sendok dengan geografisnya yang berdampingan (Pair Island Anambas).

Pulau Ritan dan Pulau Tokong Sendok ini masuk dalam wilayah administratif Desa Kiabu, Kecamatan Siantan Selatan.

"Jadi isu yang ada di situs privat island itu kan ada empat pulau. Namun dua yang cukup mencuat. Pada prinsipnya selama itu pulau-pulau kecil dan masih masa persiapan itu tidak kewenangan kabupaten," ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (18/6/2025). 

Baca Selengkapnya

Iran Hujani Israel Dengan Rudal, Kini Warga Israel Takut dan Trauma, Alami Kesehatan Mental

TRAUMA - Para petugas penyelamat Israel mencari korban atas serangan Iran pada Sabtu (14/6/2025) malam hari di Israel tengah dan utara. Serangan Iran ke Israel picu gangguan mental dan krisis psikologis, lebih dari 4.700 panggilan masuk ke hotline kesehatan Israel sejak perang pecah.
TRAUMA - Para petugas penyelamat Israel mencari korban atas serangan Iran pada Sabtu (14/6/2025) malam hari di Israel tengah dan utara. Serangan Iran ke Israel picu gangguan mental dan krisis psikologis, lebih dari 4.700 panggilan masuk ke hotline kesehatan Israel sejak perang pecah.(Anews/Tangkap Layar via Tribun Jatim)

TRIBUNBATAM.id - Dentuman rudal mungkin telah berhenti, tetapi ketakutan dan trauma masih terus menghantui ribuan warga Israel.

Serangan langsung Iran beberapa hari lalu tak hanya meninggalkan kerusakan fisik, tapi juga menciptakan luka batin mendalam yang kini berkembang menjadi krisis kesehatan mental berskala nasional.

Dalam sepekan terakhir, lebih dari 4.700 permintaan bantuan psikologis tercatat oleh Kementerian Kesehatan Israel.

Warga mengalami serangan panik, kecemasan ekstrem, insomnia, hingga ketakutan mendalam yang terus menghantui, bahkan di tengah malam.

"Gelombang rudal memang sudah reda. Tapi gelombang trauma ini masih bergulung di dalam kepala rakyat kami. Kami sedang menghadapi darurat nasional di bidang kesehatan mental," ujar seorang pejabat dari Kementerian Kesehatan, dikutip dari Jerusalem Post.

Baca Selengkapnya

[ tribunbatam.id ]

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved