KASUS MUTILASI DI PADANG PARIAMAN
Tebakan Dukun Benar Siska Oktavia di Sembunyikan di Rumah Satria, Walau Digeledah Tapi Tak Ketemu
Keluarga Siska Oktavia ternyata sempat menggeledah rumah pelaku pembunuhan berantai Satria Johanda, lima hari setelah korban dinyatakan hilang pada 12
Randa juga mengungkapkan, saat penggeledahan, Satria Johanda sempat menunjukkan lokasi dapur dan sumur tua di rumah tersebut tempat jasad Siska belakangan diketahui dikuburkan.
“Dia sempat bilang, ‘Itu dapur, dan itu ada sumur tua.’ Tapi kami tidak memeriksanya lebih jauh karena ibunya terus menangis. Kami khawatir warga merasa tidak nyaman, karena saat itu ibunya juga sedang beristirahat,” tutup Randa.
Ibunda Siska Meninggal
Kesedihan mendalam menyelimuti keluarga korban pembunuhan berantai di Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat.
Nila Yunista (50), ibu dari almarhumah Siska Oktavia, mengembuskan napas terakhirnya setelah mendapat kabar memilukan bahwa sang putri ditemukan tewas.
Tangis pecah dari sang anak bungsu, Muhamad Tri Ibnu Rusdi (16), yang menyaksikan sendiri ibunya pingsan lalu meninggal dunia tak lama kemudian.
Siska Oktavia sebelumnya dilaporkan hilang sejak 12 Januari 2024. Selama lebih dari satu tahun, Nila tak pernah berhenti berharap putrinya pulang dalam keadaan selamat.
Harapan itu pupus pada Kamis (19/6/2025), ketika jasad Siska ditemukan diduga menjadi korban pembunuhan oleh SJ, pria yang justru dikenal dekat dengan keluarga mereka.
“Pagi itu sekitar pukul enam, Ibu dapat pesan WhatsApp dari seseorang. Kami langsung ke lokasi,” ujar Ibnu saat ditemui di rumah duka.
Namun sebelum tiba di tempat penemuan jasad, Nila mendadak jatuh pingsan di simpang rumah SJ yang telah dipadati warga. Ia bersandar di bahu Ibnu, dan tak sadarkan diri. Beberapa saat kemudian, ia dinyatakan meninggal dunia.
SJ Sering Kunjungi Rumah, Dianggap Seperti Anak Sendiri
Yang menambah luka, SJ bukanlah orang asing bagi keluarga Nila. Ia dikenal akrab dan kerap datang ke rumah, terutama saat Lebaran. Nila bahkan menganggap SJ seperti anak kandung sendiri.
“SJ itu dekat banget sama Ibu. Pernah kasih THR, sering nanya kabar kakak. Nggak nyangka dia pelakunya,” kata Ibnu, menahan tangis.
Selama masa pencarian, SJ kerap menemani Nila mencari keberadaan Siska. Bahkan beberapa hari sebelum jasad ditemukan, SJ masih berkomunikasi dengan Nila melalui pesan singkat.
Baca juga: Terungkap! Tiga Nyawa Melayang dalam Aksi Pembunuhan Berantai SJ dalam Kurun Waktu 1,5 Tahun
Kehilangan Beruntun
| Fakta Baru Kasus Pembunuhan Berantai di Padang Pariaman, Ternyata Dinda Dimutilasi di Dalam Pabrik |
|
|---|
| Kekejaman Satria Juhanda, Bunuh Siska dan Adek usai Memperkosa, Kini Jadi Tersangka |
|
|---|
| Pelaku Pembunuhan Berantai di Padang Pariaman Sudah Dicurigai Sejak Lama, Ngotot Tak Mau Mengaku |
|
|---|
| Fakta Baru Kasus Pembunuhan Berantai di Padang Pariaman, Siska Diperkosa Lalu Mayat Dicor |
|
|---|
| Inilah Pesan dan Curhat Terakhir Septia Ananda Sebelum Dimutilasi Wanda di Padang Pariaman |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/PEMBUNUHAN-SADIS-Suasana-sesaat-sdang-Pariaman.jpg)