Rabu, 22 April 2026

Nasib Chromebook di Kepri

Daftar SMPN Batam Penerima Laptop Chromebook Bantuan Kemendikbudristek

Disdik Batam mengungkap daftar SMPN penerima laptop Chromebook dari Kemendikbudristek RI tahun 2021 dan 2022.

Penulis: Ucik Suwaibah | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Ucik Suwaibah
DISDIK BATAM - Seorang pemotor keluar dari Kantor Disdik Batam, Kecamatan Sekupang, Kota Batam, Provinsi Kepri, Rabu (16/7/2025). Dinas Pendidikan Batam menghimpun SMPN di Batam penerima laptop Chromebook dari Kemendikbudristek RI tahun 2021 dan 2022. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Sejumlah sekolah di Kota Batam menerima bantuan laptop Chromebook dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) pada 2021 hingga 2022 lalu.

Bantuan ini disalurkan langsung oleh Kemendikbudristek ke sekolah-sekolah yang dipilih.

Dinas Pendidikan atau Disdik Batam menyebut jika mereka hanya menerima laporan dari sekolah bahwa perangkat bantuan tersebut sudah tiba.

"Dulu pertimbangannya dari Kementerian langsung, bukan dari kita. Kami hanya dapat laporan saja dari sekolah bahwa mereka dapat bantuan itu. Itu juga bisa dicek di websitenya kementerian," ujar Kepala Disdik Batam, Tri Wahyu Rubianto saat dikonfirmasi, Rabu (16/7/2025).

Sebanyak 77 sekolah mulai PAUD hingga jenjang SMA/SMK SLB menerima bantuan itu.

"Di data saya tahun 2021-2022 berupa bantuan dari Kemendikbudristek. Tahun 2021 ada 31 dan 2022 ini ada 46," tambahnya.

Sementara lainnya untuk sekolah swasta di bawah naungan Disdik Batam.

Untuk jumlah pasti penyaluran per sekolah ia tidak menjelaskan secara detail.

Soal kendala penggunaan, Tri mengatakan tidak ada kendala yang berarti.

Hanya saja pada masa distribusi di tahun 2021–2022, jaringan internet di sejumlah sekolah menjadi kendala lain yang menghambat pemanfaatan optimal perangkat tersebut. 

Mengingat sistem operasi ChromeOS sangat bergantung pada koneksi internet untuk sinkronisasi dan pembaruan.

Namun untuk kondisi terkini dari Chromebook, hasil monitoring terakhir pada April 2025 menunjukkan bahwa beberapa perangkat bantuan yang diterima sekolah di Batam masih dalam kondisi baik dan dapat digunakan. 

"Karena sistem operasinya ringan dan simpel. Saat terhubung internet, pembaruan juga otomatis," jelasnya.

Kasus pengadaan laptop Chromebook saat ini tengah disidik oleh Kejaksaan Agung RI. 

Penyidik Kejagung menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved