Minggu, 10 Mei 2026

Konflik Thailand vs Kamboja

5 Fakta Pertempuran Thailand Vs Kamboja, Mulai dari Akar Konflik hingga Prediksi Perang

Simak berikut ini adalah lima fakta pertempuran sengit Thailand vs Kamboja yang meletus pada Kamis (24/7/2025).

Tayang:
Editor: Khistian Tauqid
Tangkapan layar YouTube NDTV
PERBATASAN THAILAND KAMBOJA - Tangkapan layar YouTube NDTV pada Jumat (25/7/2025) yang menampilkan perbatasan darat antara Thailand dan Kamboja pada malam hari.Bentrokan sengit di perbatasan Thailand dan Kamboja pada Kamis, 24 Juli 2025 telah menewaskan 14 orang. 

TRIBUNBATAM.id - Konflik Thailand melawan Kamboja mengakibatkan korban jiwa berasal dari warga sipil dan tentara.

Seperti diketahui, perang Thailand melawan Kamboja meletus di perbatasan kedua negara, pada Kamis (24/7/2025).

Pihak Thailand mengklaim Kamboja yang melancarkan serangan lebih dulu menggunakan roket hingga membuat warga sipil tewas.

Sedangkan pihak Kamboja menyebut Thailand yang melakukan invasi dengan menggunakan jet tempur F-16 menyerang sejumlah titik strategis di wilayah Provinsi Oddar Meanchey, Kamboja.

Pertempuran Thailand melawan Kamboja membuat kedua negara berada di ambang krisis diplomatik.

Dampak kemanusiaan dan ekonomi akan mempengaruhi wilayah perbatasan yang sudah satu abad mengalami sengketa.

Karena konflik semakin memanas, warga sipil di wilayah perbatasan memilih untuk mengungsi.

Berdasarkan rangkuman dari Tribunnews.com, berikut ini adalah lima fakta pertempuran sengit Thailand vs Kamboja.

Mulai dari akar konflik, kronologi, reaksi negara lain, dan prediksi perang Thailand vs Kamboja.

Selengkapnya, inilah rangkuman fakta konflik Thailand-Kamboja di perbatasan:

1. Kronologi Eskalasi dan Korban Konflik

Insiden terbaru terjadi di dekat Kuil Prasat Ta Moan Thom yang disengketakan di provinsi Surin, Thailand, sekitar 360 kilometer dari ibu kota Bangkok.

Masing-masing pihak saling menyalahkan atas dimulainya serangan.

Thailand, melalui laporan media lokal seperti Nation dan pernyataan militer, menuduh pasukan Kamboja melakukan "provokasi" dengan mengerahkan pesawat nirawak dan melepaskan tembakan terlebih dahulu sekitar pukul 07.35 waktu setempat.

Militer Thailand menyatakan bahwa pasukan Kamboja menembakkan dua roket BM-21 ke pemukiman warga di Distrik Kap Choeng, Provinsi Surin, menyebabkan tiga warga sipil terluka sebelum serangan udara balasan dilancarkan.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved