Son Heung-min Tinggalkan Tottenham Setelah 10 Tahun, Pindah ke LAFC di MLS Jadi Lawan Marteen Paes

Son Heung-min Tinggalkan Tottenham Setelah 10 Tahun, Pindah ke Los Angeles FC di MLS Amerika, bakal jadi lawan Marteen Paes

Penulis: Mairi Nandarson | Editor: Mairi Nandarson
foto kolase x.com/SpursOfficial
LAGA TERAKHIR - Laga terakhir Son Heung-min bersama Tottenham Hotspur saat pramusim di Korea Selatan, Minggu (3/8/21025) 

TRIBUNBATAM.id, SEOUL - Pemain Korea Selatan Son Heung-min memutuskan meninggalkan Tottenham Hotspur setelah 10 musim di kota London.

Son Heung-min dilaporkan akan pindah ke Amerika Serikat bergabung dengan Los Angeles FC di Liga Amerika Serikat, MLS.

Son Heung-min akan berpeluang menghadapi kiper Timnas Indonesia yang bermain di Dallas FC Marteen Paes.

LAFC dilaporkan sudah mencapai kesepakatan dengan Tottenham untuk merekrut Heung-min Son.

Standard Sport menyebut kesepakatan itu bisa bernilai hingga £20 juta, yang akan melampaui rekor transfer $22 juta (£16,6 juta) yang dibayarkan untuk pemain Major League Soccer, yang ditetapkan kepindahan Emmanuel Latte Lath ke Atlanta United pada Februari 2025.

Pemain berusia 33 tahun itu kini akan menuntaskan kepindahannya, setelah memainkan pertandingan terakhirnya untuk Spurs setelah satu dekade mengabdi.

Son meninggalkan Spurs dengan rekor 173 gol dalam 454 penampilan.

Son membantu Spurs meraih kejayaan Liga Europa dalam pertandingan kompetitif terakhirnya, mengakhiri paceklik trofi klub selama 17 tahun.

Pemain Korea Selatan itu mengucapkan selamat tinggal yang emosional kepada Spurs di Seoul pada hari Minggu sebelumnya, saat klub bermain imbang 1-1 dengan Newcastle United dalam laga pramusim di Seoul.

Kapten klub, Son, mendapatkan tepuk tangan meriah dari tribun penonton dan penghormatan dari kedua tim saat ia digantikan di babak kedua.

"Itu adalah momen yang sempurna. Berbagi momen-momen indah ini adalah sesuatu yang tidak akan pernah saya lupakan dan saya akan selalu menghargainya - dari para penggemar, para pemain, dan pelatih," kata Son seperti dilansir dari situs resmi klub.

"Dia memahami situasi saya dan selalu berada di pihak saya. Dia selalu mendengarkan saya dan bertanya apa yang ingin saya lakukan. Saya sangat menghormatinya dan sangat berterima kasih."

Merenungkan waktunya di London utara, ia menambahkan: "Saya mendoakan yang terbaik untuk mereka semua. Ada lima kompetisi di depan dan saya harap mereka memenangkan kelima kompetisi tersebut. Itulah harapan saya."

"Spurs akan selalu ada di hati saya dan para pemain akan selalu tercatat dalam buku sejarah saya. Itu luar biasa," katanya.

Detail akhir transfer masih dalam pembahasan, tetapi kepindahannya ke LAFC sekarang dianggap hanya menunggu penyelesaian dokumen dan tes medis.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved