Tokoh Masyarakat Kecam RS Graha Hermine Batam, Soal Disebut Tolak Pasien
RS Graha Hermine Kota Batam kembali bermasalah, kali ini komplalin kembali dilayangkan masyarakat kepadanya.
TRIBUNBATAM.id, BATAM – Tindakan Rumah Sakit (RS) Graha Hermine Batam menolak bayi prematur, Azura Hafidzah, beberapa waktu lalu mendapat kecaman dari beberapa pihak.
Salah satunya, Aksa Halatu, tokoh masyarakat asal Sumatera Utara.
Menurut Aksa, tindakan seperti ini tentu tidak dapat dibiarkan terus menerus.
“Itu merugikan masyarakat Batam, apalagi kasusnya karena ditolak untuk memberikan pelayanan. Kami akan surati nantinya,” ucap Aksa tegas, Selasa (13/8/2019).
Selain itu, Aksa mengakui, pihaknya juga pernah mendapatkan perlakuan serupa beberapa waktu lalu.
• Jelang PSS Sleman vs Persela Lamongan Pekan 14 Liga 1 2019, Super Elang Jawa Dihantui Cedera Pemain
• Ada 4 Pengajuan Lahan Sekolah ke BP Batam Mulai SD hingga SMA, Minta Ada Diskusi Tentang Pendidikan
• Persebaya Surabaya Bocorkan Kriteria Calon Pelatih Pengganti Djadjang Nurdjaman
• Respon Mahfud MD Dituding Anti-Tauhid karena Sebut TNI Kecolongan, Hingga Tanggapan Moeldoko
Tak tanggung-tanggung, Aksa mengatakan, RS. Graha Hermine Batam sebanyak dua kali menolak warga yang tergabung dalam ikatan paguyubannya.
“Kejadiannya hampir sama dengan warga kita (Sumatera Utara). Itu dua kali, dan kami pun saat itu langsung membayar biaya administrasinya agar segera diberikan pelayanan kesehatan,” sambungnya lagi.
Ia menjelaskan, jika masyarakat itu tergolong tidak mampu, seharusnya pihak rumah sakit dapat mengambil tindakan tepat dengan membantu terlebih dahulu.
“Bantu dulu, kan ada pemerintah? Itulah fungsi BPJS Kesehatan, jangan malah ditolak,” ujarnya.
• Ajarkan Anak Berbagi dan Berkurban, TK Aqisch Batam Potong 3 Sapi dan 4 Kambing
• Remaja Inggris 10 Hari Hilang di Hutan Negeri Sembilan Malaysia Ditemukan Sudah Jadi Mayat
• Disdik Kepri Baru Bangun SMAN 5 Karimun, Sekolah Baru Ini Jadi Calon Sekolah Unggulan
• Bursa Transfer 2019, Penyegaran di Tubuh Persib Bandung, 3 Pemain Timnas Terancam Dilepas
Pria yang kini menjabat sebagai Ketua Perkumpulan Anak Medan Milenial (PAMM) Kota Batam ini pun dengan tegas meminta pihak Ombudsman Perwakilan Kepri untuk menindaklanjuti laporan orangtua bayi, Rimansyah.
Menurutnya, ini bertujuan untuk memberikan pengawasan bagi oknum rumah sakit yang ‘bandel’.
“Harus, harus diberikan sanksi jika salah,” ucapnya lagi.
Bantah tolak pasien
Setelah viral di media sosial, Rumah Sakit (RS) Graha Hermine Batam akhirnya memberikan jawabannya terkait penolakan seorang bayi prematur bernama Azura Hafidzah beberapa waktu lalu, Kamis (25/7/2019).
Direktur RS. Graha Hermine Batam, Fajri Isra, menjelaskan pihaknya tidak pernah menolak bayi itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/image-2019-08-13-at-195639.jpg)