KASUS ASUSILA DI BATAM
Sadisnya Putra Pelaku Rudapaksa di Batam, Tiga Kali Lakukan Aksinya Selama Korban Pingsan
Kini pelaku telah diringkus tim Satreskrim Polresta Barelang bersama Unit Reskrim Polsek Batam Kota, usai korban
Tribunbatam.id, Batam – Kasus pemerkosaan sadis yang dialami seorang wanita muda berinisial Ca (21) di Batam, benar-benar menyayat hati.
Pelaku yang dikenal korban lewat aplikasi TikTok, Syahputra Pratama Rambe alias Putra (19), tega menyiksa hingga merenggut kehormatan korban secara berulang kali dalam kondisi pingsan.
Kini pelaku telah diringkus tim Satreskrim Polresta Barelang bersama Unit Reskrim Polsek Batam Kota, usai korban memberanikan diri melaporkan kejadian memilukan itu.
Kronologi Kejadian
Kisah bermula ketika Putra dan Ca berkenalan lewat TikTok. Hubungan keduanya berlanjut hingga keduanya sepakat tinggal bersama di kawasan Batam Centre.
Bahkan, untuk meyakinkan korban, Putra sempat membawa Ca ke rumah ibunya di Marina. Sang ibu sempat ragu, namun akhirnya luluh setelah Putra berjanji akan lebih fokus mencari kerja jika tinggal bersama Ca.
Tiga hari pertama mereka hidup satu kamar tanpa masalah berarti.
Baca juga: Breaking News, Polisi Tangkap Pria di Batam yang Rudapaksa Wanita Muda Kenalannya
Namun, pada hari ketiga, situasi berubah drastis. Ca yang merasa mulai diperlakukan kasar, sempat curhat kepada ibunya di Sumatera Utara. Mendengar itu, sang ibu langsung menanyakan hal tersebut kepada Putra.
Sayangnya, bukannya berubah, Putra justru murka. Ia menuduh Ca sengaja mengadu agar hubungan mereka tidak direstui. Amarahnya memuncak, hingga pelaku menyerang korban.
“Pelaku mendorong korban ke kasur, menindih, lalu mencekik hingga korban tak sadarkan diri. Saat itulah pelaku melancarkan aksinya,” ungkap seorang penyidik dalam ekspose di Polresta Barelang, Selasa (19/8/2025).
Aksi Bejat Berulang Kali
Dalam kondisi tak berdaya, tubuh korban menjadi pelampiasan nafsu Putra. Tak tanggung-tanggung, ia memperkosa korban hingga tiga kali berturut-turut.
Korban yang masih perawan, mengalami pendarahan hebat. Saat sadar dari pingsan, Ca mendapati tubuhnya tanpa busana, lantai dan kasur penuh bercak darah. Ia menangis histeris menyadari kehormatannya direnggut secara paksa.
Alih-alih menyesal, Putra justru semakin tega. Ia menunjuk bercak darah di lantai, lalu berkata dengan dingin, “Itu darahmu.” ketika korban sudah sadar dari pingsannya.
Kepada penyidik, Putra mengaku sengaja melakukan hal itu agar korban tidak bisa meninggalkannya, dengan alasan sudah “merenggut mahkota” Ca.
| Bejatnya Kakek di Batam Nodai Cucu Tiri yang Masih Balita, Korban Alami Trauma Psikis |
|
|---|
| Pilu Remaja di Batam, Bertahun-tahun Memendam Duka Karena Aksi Bejat Ayah Tirinya |
|
|---|
| Bejatnya Ayah di Batam Salurkan Hasrat ke Anak Tiri, Pelaku Hobi Nonton Film Dewasa, Mabuk |
|
|---|
| Pilu Remaja Putri Jadi Korban Asusila di Batam oleh Ayah Sambung, Pelaku Sempat Mengelak |
|
|---|
| Emosi Ibu di Batam Saat Tahu Suami Pelaku Asusila ke Anak Kandung, Terjadi Selama 9 Tahun: Tega Dia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/19082025pelaku-rudapaksa-di-Batam.jpg)