Jumat, 12 Juni 2026

SPMB ANAMBAS

SPMB Anambas 2026, 146 Calon Siswa Daftar di SMAN 1 Siantan pada Hari Pertama Pendaftaran

Hari pertama SPMB 2026 di SMA Negeri 1 Siantan Anambas diserbu pendaftar. Sebanyak 146 calon siswa mendaftar, sekolah siapkan 216 kuota bangku.

Tayang:
Penulis: Ihsan Imaduddin | Editor: Dewi Haryati
Tribun Batam/Ihsan Imaduddin
SPMB DI ANAMBAS - Sejumlah calon siswa antusias mendaftar di SMA Negeri 1 Siantan, Anambas, pada hari pertama SPMB, Kamis (11/6/2026). 
Ringkasan Berita:
  • SMA Negeri 1 Siantan dipadati calon siswa pada hari pertama pendaftaran SPMB 2026/2027
  • Sekolah menerapkan sistem semi-daring untuk membantu pendaftar yang terkendala teknologi
  • Sebanyak 146 calon siswa telah mendaftar dari kuota total 216 kursi yang tersedia
  • Panitia membantu proses verifikasi dan unggah berkas di laboratorium komputer sekolah

 

ANAMBAS, TRIBUNBATAM.id - SMA Negeri 1 Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dipadati calon siswa pada hari pertama Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027, Kamis (11/6/2026). 

Sejak pagi, halaman sekolah sudah ramai oleh pelajar yang baru lulus SMP bersama orang tua mereka. Sebagian lainnya datang bersama teman-teman untuk mendaftar lebih awal. 

Meski layanan pendaftaran baru dibuka pukul 08.00 WIB, para calon siswa sudah mulai berdatangan sejak pukul 06.30 WIB. 

Mereka memilih datang lebih awal, karena khawatir tidak mendapat formulir pendaftaran dan ingin menyelesaikan proses pendaftaran secepat mungkin. 

Setibanya di sekolah, para calon siswa diarahkan oleh panitia menuju Laboratorium Komputer yang dijadikan sebagai pusat layanan pendaftaran SPMB tahun ini. 

Di ruangan tersebut, panitia membantu proses verifikasi berkas, sekaligus pendaftaran secara online melalui sistem yang telah disediakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau (Kepri). 

"Kalau tidak datang dari pagi, nanti berebut, takut kehabisan formulir pendaftaran," kata seorang calon siswa, Bela. 

Remaja perempuan itu mengaku sejak lama sudah berencana melanjutkan pendidikan di SMAN 1 Siantan. Karena itu, seluruh dokumen persyaratan sudah dipersiapkan jauh-jauh hari. 

Namun saat proses pendaftaran berlangsung, ia sempat mengalami kendala saat mengakses sistem pendaftaran online. 

"Cuma tadi daftarnya lewat online. Sedikit bingung ditambah lagi paket internet habis. Alhamdulillah tadi dibantu sama ibu gurunya," kata Bela. 

Hal serupa juga dialami Herman, orang tua calon siswa yang datang mendampingi anaknya mendaftar. 

Menurut Herman, dirinya kesulitan mengakses portal pendaftaran di alamat www.sispmb.keprigov.go.id⁠ karena jaringan internet yang kurang stabil.

Selain itu, ia juga belum terbiasa mengunggah dokumen secara digital. 

"Saya juga tak ngerti dengan online, mau upload berkas gagal terus. Karena harus dikonversi ke pdf," kata Herman. 

Karena mengalami kesulitan, Herman akhirnya meminta bantuan kepada panitia yang bertugas di lokasi pendaftaran.  

Seluruh dokumen yang telah dibawanya kemudian diperiksa dan langsung diunggah ke dalam sistem oleh operator sekolah. 

"Sudah aman semua, tadi datang, ambil formulir, berkas lengkap semua langsung di-upload sama panitia. Tak perlu nunggu lama, biasanya kan 3 hari ambil formulir, kita datang lagi untuk antar berkas," tutur Herman. 

Sementara itu, Kepala SMAN 1 Siantan, Aini, mengatakan pihak sekolah sengaja menerapkan sistem pendaftaran semi online untuk memudahkan masyarakat yang masih mengalami kendala dalam penggunaan teknologi. 

"Kita menerapkan pendaftaran semi online. Ya kombinasilah ada panitia yang membantu untuk upload berkas ke sistem," kata Aini. 

Menurutnya, sekolah menyiapkan sejumlah operator khusus yang bertugas membantu orang tua maupun calon siswa dalam proses pendaftaran.  

Dengan cara tersebut, berkas yang dibawa pendaftar dapat langsung diverifikasi dan diinput ke sistem pada hari yang sama. 

"Biasanya 3 hari ambil berkas, balik lagi antar syarat-syaratnya. Tapi kita bantu satu hari siap, kalau berkasnya lengkap," ungkap Aini. 

Berdasarkan data sementara pada hari pertama pendaftaran, sebanyak 146 calon siswa telah mendaftar. Mereka berasal dari berbagai SMP di Kecamatan Siantan dan Siantan Selatan, termasuk lulusan dari sejumlah pulau seperti Lingai, Kiabu, dan Mengkait yang masih masuk dalam ketentuan zonasi penerimaan siswa. 

"Kita kan sekarang pakai sistem zonasi, jadi yang daftar dari siswa dekat Siantan sini sama Siantan Selatan. Dari pulau juga ada, tapi harus masih sistem zonasi," kata Aini. 

Tahun ini SMAN 1 Siantan menyediakan kuota sebanyak 216 bangku untuk peserta didik baru yang dibagi ke dalam beberapa rombongan belajar.

Dengan jumlah pendaftar yang baru mencapai 146 orang, sekolah memastikan kuota penerimaan masih tersedia dan orang tua masih memiliki kesempatan untuk mendaftarkan putra-putrinya selama masa SPMB berlangsung sesuai jadwal yang ditetapkan. (Tribunbatam.id/Ihsan Imaduddin)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved