Minggu, 14 Juni 2026

POLEMIK NELAYAN DI BINTAN

Perseteruan Antara Nelayan Berakit dan Mantang Berakhir Damai di Mapolres Bintan

Perseteruan antar nelayan Desa Berakit dan Desa Mantang, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) berakhir damai di Mapolres Karimun, Jumat.

Tayang:
Dok. Humas Polres Bintan untuk Tribun Batam
KONFLIK NELAYAN DI BINTAN - Perseteruan antar nelayan Desa Berakit dan Desa Mantang, Kabupaten Bintan berakhir damai di Mapolres Bintan, Jumat (12/6/2026). 

TRIBUNBATAM.id, BINTAN  - Perseteruan antar nelayan Desa Berakit dan Desa Mantang, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) berakhir damai.

Polres Bintan melalui Satreskrim memfasilitasi mediasi antara kedua kelompok tersebut, Jumat (12/6/2026).

Salah paham antar nelayan itu bermula setelah dua nelayan Mantang merusak tali jangkar kelong di perairan Berakit. 

Mereka tertangkap tangan hingga akhirnya nelayan Berakit melakukan pengeroyokan terhadap keduanya. 

Persoalan ini sempat viral di media sosial (medsos) dan berujung laporan polisi. 

Perdamaian ini disaksikan Kasat Reskrim Polres Bintan, AKP Raden Bimo Dwi Lambang, S.Tr.K., S.I.K., M.H, unsur pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta perwakilan kedua belah pihak yang terlibat dalam permasalahan itu.

Kapolres Bintan, AKBP Argya Satrya Bhawana, S.H., S.I.K melalui Kasat Reskrim Polres Bintan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang hadir dan berpartisipasi dalam proses mediasi.

Permasalahan ini sudah diselesaikan secara baik, dan berharap tidak menimbulkan konflik serupa di kemudian hari.

"Melalui mediasi ini dapat tercapai kesepakatan yang baik sehingga hubungan masyarakat Desa Mantang dan Desa Berakit tetap harmonis," akunya,  Minggu (14/6/2026).

Ada beberapa point yang sudah diselesaikan sesuai dengan permintaan kedua belah pihak. 

Misalnya uang untuk berobat dan kerusakan lainnya, juga sudah diselesaikan dan disepakati. 

Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Kabupaten Bintan, Datok Sahril Bobo, mengapresiasi langkah Polres Bintan yang telah memfasilitasi pertemuan tersebut. 

Dimana, nelayan Desa Berakit berkomitmen untuk bertanggung jawab atas kerugian yang dialami nelayan Desa Mantang.

"Seluruh pihak juga sudah saling memaafkan serta menjaga hubungan baik antarsesama masyarakat pesisir," pesannya. 

Ketua Nelayan Desa Berakit juga menyampaikan permohonan maaf atas kejadian yang terjadi.

Dia berharap peristiwa tersebut dapat menjadi pembelajaran bersama agar tidak terulang kembali di masa mendatang.

Di sisi lain, perwakilan Kecamatan Mantang menerima permintaan maaf yang disampaikan pihak Desa Berakit dan berharap kejadian serupa tidak kembali terjadi.

Selain itu, kedua belah pihak sepakat untuk tidak melanjutkan permasalahan tersebut ke proses hukum serta memilih penyelesaian secara musyawarah dan kekeluargaan. 

Kedua pihak juga berkomitmen menjaga hubungan baik dan mencegah terjadinya peristiwa serupa di kemudian hari. (TribunBatam.id/Ronnye Lodo Laleng)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
1 - 1
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
1 - 1
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
0 - 1
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
2 - 0
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved