Sabtu, 11 April 2026

Natuna Terkini

Warga Diminta Waspada Cuaca Ekstrem, Pemkab Natuna Keluarkan Surat Edaran Kesiapsiagaan Bencana

Intensitas curah hujan tinggi dengan durasi panjang disertai angin kencang terus meningkat di Natuna, jadi atensi serius pemerintah daerah

Penulis: Birri Fikrudin | Editor: Eko Setiawan
Tribunbatam/Dok.BPBD Natuna
Saat tim BPBD Natuna melakukan pemantauan di permukiman warga Kecamatan Bunguran Timur yang mengalami genangan ringan disebabkan curah hujan tinggi belum lama ini. Foto diambil : Jumat (5/9/2025). 

TRIBUNBATAM.id, NATUNA - Sejak sepekan terkahir, intensitas curah hujan tinggi dengan durasi panjang disertai angin kencang terus meningkat di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Kondisi demikian, menjadi atensi serius pemerintah daerah, dengan mengeluarkan himbauan sejak dini.

Bupati Natuna, Cen Sui Lan, resmi menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 100.3.4.2/160/BPBD-PK/IX/2025, tentang kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana banjir, longsor, gelombang tinggi, dan cuaca ekstrem.

SE tersebut ditandatangani hari ini Senin (8/9/2025), dan ditujukan kepada seluruh camat, lurah, dan kepala desa se Kabupaten Natuna.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Natuna, Raja Darmika mengatakan, himbauan ini penting karena curah hujan tinggi beberapa hari terakhir mulai mengancam.

Ia menyebut, hujan deras telah menimbulkan dampak genangan ringan di sejumlah jalan dan permukiman warga.

“Kita khawatir dan waspada akan berdampak bencana besar seperti yang terjadi pada 2022 lalu, yang disebabkan oleh curah hujan tinggi yang berkepanjangan,” ujarnya saat dijumpai diruang kerjanya, Senin (8/9/2025).

Menurut Raja, mitigasi terus dilakukan pasca kejadian besar itu, dengan melakukan koordinasi, meningkatkan kewaspadaan, dan melakukan normalisasi.

Saat ini, normalisasi sudah dilakukan dibeberapa sungai oleh BWSS Provinsi Kepri.

“Namun kita tetap mewaspadai. Kalau air laut pasang, intensitas hujan meningkat, dan air sungai meluap, itu yang kerap memicu banjir di Natuna ini," katanya.

Ia menambahkan, masyarakat juga diminta waspada terhadap potensi longsor di daerah perbukitan, serta gelombang tinggi yang mengancam aktivitas nelayan dan pelayaran.

"Dengan surat edaran ini, kami berharap koordinasi antar instansi semakin terukur dan masyarakat lebih siap menghadapi potensi bencana,” tegas Raja.

Dalam SE terbaru itu, pemerintah daerah juga menginstruksikan langkah konkret kepada kecamatan dan desa.

Diantaranya meningkatkan kesiapsiagaan desa tangguh bencana, membersihkan drainase, sungai, dan saluran air, hingga melibatkan Linmas bila hujan deras terus berlangsung.

Selain itu, masyarakat didorong menggiatkan gotong royong membersihkan aliran sungai dan membuat dinding penahan tebing.

Setiap kejadian bencana juga diminta segera dilaporkan ke Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalop) BPBD Natuna. (Tribunbatam.id/birrifikrudin).

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved