Jamaludin Nekat Bertaruh Nyawa dan Berenang ke Singapura, Legislatif Nilai Ini Persoalan Ekonomi
Anggota Komisi II DPRD Kepulauan Riau (Kepri) Rudy Chua ikut menilai tindakan Jamaludin tersebut.
Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Eko Setiawan
Sehingga ketika ada yang bekerja berjualan rokok dan lainnya tentu akan cepat di lacak atau ketahuan sebagai warga pendatang.
Pekerjaan kasar yang dimaksud adalah, menyapu jalan, berjualan di pasar malam dan lainnya.
Hal ini yang membuat masyarakat Indonesia berbondong-bondong masuk ke Singapura, baik secara resmi maupun ilegal.
Bukan rahasia umum lagi, warga Kepri banyak yang bekerja di Singapura.
Dia menilai dahulu, pintu masuk secara ilegal berada di Teluk Sebong Bintan, belakangan ini justru pindah ke Kota Batam.
"Tentu ini ada sindikat, dimana ada pihak yang sudah menanti Jamaludin Singapura. Termasuk mencari pekerjaan untuknya," katanya.
Pesoalan ini diserahkan ke KBRI Singapura dan BP2MI Kepri. Semoga bisa diatasi dengan baik.
"Kita terus update perkembangan terbaru kasus ini," tegasnya. (TRIBUNBATAM.id/ Ronnye Lodo Laleng).
| Citra Bandara Changi Singapura Tercoreng, Petugas Lempar Koper Penumpang |
|
|---|
| SDN 001 Lingga Sambut Kunjungan Wisatawan Singapura, Perkuat Jejak Sekolah Melayu |
|
|---|
| Pria Singapura Nekat Nikah Lagi di Batam Tanpa Istri Pertama Tahu, Berakhir Dua Bulan Penjara |
|
|---|
| Wagub Nyanyang Buka Karate Open 2026 di Batam, Karateka Tiga Negara Ambil Bagian |
|
|---|
| Rupiah Kembali Melemah, Dolar AS Jadi Rp17.394, Dolar Singapura Rp13.637, Ringgit Malaysia Rp4.392 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Rudy-Chua-6554.jpg)