Rabu, 22 April 2026

CUT AND FILL DI BATAM VIRAL

Dampak Pemotongan Bukit Vista Batam Bikin Pengendara Waswas, Berpotensi Longsor

Pemotongan Bukit Vista Batam makin memprihatinkan. Tanah bekas potongan bukit terus menyusut di tengah guyuran hujan, berpotensi longsor

Penulis: Pertanian Sitanggang | Editor: Dewi Haryati
Ian Sitanggang
BUKIT VISTA - Kondisi terkini lereng Bukit Vista Batam, Selasa (16/9/2025). Pengendara waswas saat melintas di Jalan Gajah Mada, takut tanah longsor timbun pengendara yang melintas. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Dampak pemotongan Bukit Vista yang berdekatan dengan Hotel Vista Batam, Kepri semakin memprihatinkan. Tanah bekas potongan bukit terus menyusut di tengah guyuran hujan yang terjadi beberapa hari terakhir.

Pantauan TribunBatam.id di lapangan, Bukit Vista yang kondisinya sangat curam tersebut saat ini tanahnya terus tergerus.

Hingga saat ini belum ada langkah nyata yang dilakukan pihak terkait untuk menahan tanah bekas pemotongan bukit yang sudah digeser ke bawah.

Parahnya lagi, saluran drainase pembuangan air dari atas bukit yang dialirkan ke bawah terus menggerus tanah, sehingga sangat riskan terjadi longsor.

Di lokasi, terlihat alat berat pemasangan paku bumi dan beberapa besi. Hanya saja alat berat tersebut tidak bisa beroperasi karena curah hujan di Batam belakangan ini sangat tinggi.

Di bagian bawah bukit terlihat ada kolam penampungan air sebelum dibuang ke saluran drainase.

Seorang pekerja yang tidak mau namanya disebutkan mengatakan, sudah hampir dua Minggu alat berat berada di lokasi untuk pemasangan paku bumi. Namun sampai saat ini tidak bisa bekerja.

"Sementara yang bisa kami lakukan hanya memompa air dari kolam ke saluran drainase agar tidak banjir ke komplek pemukiman," katanya.

Ia mengatakan, kolam penampungan air tersebut dibuat agar tanah yang tergerus dari atas tidak langsung mengalir ke saluran drainase.

"Kalau kolamnya sudah penuh, biar jangan sampai tumpah, kita bantu dengan pompa," kata pekerja.

Sementara untuk di lokasi jalan keluar dari Hotel Vista, jalannya terlihat sangat curam setelah sebelumnya jalan tersebut patah terdorong tanah dari atas bukit.

Saat ini kondisi jalan tersebut licin karena hanya ditimbun menggunakan tanah.

Di tempat terpisah, Benaya warga Batuaji yang sering melintas dari jalan tersebut mengatakan selalu waswas saat melintas. Pasalnya tanah bekas potongan tidak ada penahan.

"Waswas juga, karena tanah yang berada di lereng bukit itu tidak ada yang menahan, apalagi saat ini kondisinya sudah gundul," kata Benaya.

Ia melanjutkan, setelah tanah di lokasi mengakibatkan jalan patah, saat ini kondisinya sangat memprihatinkan.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved