APBD Batam 2026
APBD Batam 2026: Rincian Lengkap Pendapatan, Belanja, dan Defisit Rp 115,5 Miliar
APBD Batam 2026 resmi disahkan Rp 4,18 triliun. Simak rincian lengkap pendapatan, belanja pegawai, belanja modal, defisit Rp 115,5 miliar
1. Belanja Operasi
Total belanja operasi sebesar: Rp 3.438.136.739.758 atau sekitar 80 persen dari total belanja
Rinciannya:
- Belanja Pegawai: Rp 1.852.126.521.777
- Belanja Barang dan Jasa: Rp 1.341.993.661.026
- Belanja Subsidi: Rp 5.500.000.000
- Belanja Hibah: Rp 219.316.556.955
- Belanja Bantuan Sosial: Rp 19.200.000.000
Belanja pegawai menjadi komponen terbesar, mencapai sekitar 43 persen dari total belanja APBD 2026.
Belanja pegawai mencakup kompensasi dalam bentuk uang maupun barang kepada aparatur sipil negara, pejabat negara, pensiunan, serta pegawai yang diangkat dalam lingkup pemerintahan daerah.
2. Belanja Modal
Total belanja modal sebesar: Rp 842.534.673.867
Rinciannya:
- Belanja Modal Peralatan dan Mesin: Rp 154.148.803.747
- Belanja Modal Gedung dan Bangunan: Rp 302.646.570.424
- Belanja Modal Jalan, Jaringan, dan Irigasi: Rp 357.846.598.801
- Belanja Modal Aset Tetap Lainnya: Rp 27.832.700.895
- Belanja Modal Aset Lainnya: Rp 60.000.000
Belanja modal ini digunakan untuk pembangunan infrastruktur dan pengadaan aset daerah.
3. Belanja Tidak Terduga
Belanja Tidak Terduga dialokasikan sebesar: Rp 19.244.825.000
Anggaran ini disiapkan untuk kondisi darurat atau kebutuhan mendesak yang tidak diprediksi sebelumnya.
Penggunaan APBD Batam
Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengakui, masih banyak usulan Musrenbang yang belum terakomodir.
Penyebabnya adalah keterbatasan dana APBD Batam 2026.
Porsi terbesar dari belanja APBD Batam ada di sektor pendidikan, angkanya mencapai 26 persen.
Bandingkan dengan sektor lainnya.
Di sektor pendidikan, Pemko Batam memberikan dana BOS untuk sekolah swasta.
| Realisasi Belanja APBD Batam 2026 Masih Rendah, 57 Persen untuk Belanja Pegawai |
|
|---|
| APBD Batam 2026 Baru Terserap 17 Persen, Harus Genjot Serapan Anggaran |
|
|---|
| APBD Batam 2026 Terpaut Rp 3 Triliun dari Bandung, Rasio PAD Unggul Tipis |
|
|---|
| APBD Batam Rp 4,2 Triliun, Mampukah Kejar Surabaya TembusRp 12 Triliun? |
|
|---|
| APBD Batam 2026 Rp 4,1 Triliun Kalah dari Makassar, Tapi Unggul di PAD |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Kantor-Pemko-Batam1.jpg)