Senin, 27 April 2026

PEGAWAI RSBP BATAM MENINGGAL

Update Kematian Bendahara RSBP Batam, Polisi Temukan Petunjuk dari Komunikasi HP

Kepolisian terus mendalami penyebab meninggalnya Sapto Agus Rinugroho yang ditemukan di perairan Galang beberapa waktu lalu.

Penulis: Ucik Suwaibah | Editor: Dewi Haryati
Tribunbatam.id/Ucik Suwaibah
PEGAWAI RSBP BATAM MENINGGAL - Kolase suasana rumah duka pegawai RSBP Batam, Sapto Agus Rinugroho di Baloi Ditpam dan ucapan bela sungkawa dari RSBP Batam. Polisi sebut, sejumlah barang milik korban telah ditemukan. Polisi juga temukan petunjuk dari komunikasi di hp. 

Ringkasan Berita:
  • Polisi laporkan perkembangan terbaru terkait kematian Sapto Agus Rinugrogo, pegawai RSBP Batam
  • Barang milik korban, termasuk motor telah ditemukan polisi
  • Dari hasil penelusuran komunikasi di hp korban, polisi juga temukan petunjuk penting
  • Sebelumnya pegawai RSBP Batam itu ditemukan tak bernyawa di perairan Galang, Sabtu (14/2)
  • Penyelidikan polisi belum berhenti untuk ungkap secara utuh kasus ini

 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Perkembangan terbaru kasus kematian pegawai RSBP Batam, Sapto Agus Rinugroho yang ditemukan tak bernyawa di perairan Galang, Batam, Sabtu (14/2/2026) diungkap polisi.

Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Debby Tri Andrestian menyebut, sejumlah barang milik korban telah ditemukan, termasuk sepeda motor miliknya.

"Dari penyelidikan kami, dugaan kuat almarhum bunuh diri. Untuk motor korban sudah ditemukan ya," ujar Kompol Debby, Rabu (18/2/2026).

Motor korban ditemukan terparkir di semak-semak kawasan Sei Gong, Kecamatan Galang.

Selain itu, penyidik juga telah melakukan penelusuran terhadap komunikasi di ponsel korban.

"Dari komunikasi-komunikasi di HP korban, juga kuat dugaan yang bersangkutan ada masalah pribadi," katanya.

Meski demikian, ia tidak merinci isi komunikasi tersebut karena masih menjadi bagian dari materi penyelidikan.

Polisi memastikan seluruh proses penyelidikan dilakukan secara profesional dan berdasarkan alat bukti yang ada.

Penyelidikan masih terus berjalan, guna memastikan secara utuh rangkaian peristiwa sebelum korban ditemukan meninggal dunia. 

Sebelumnya diberitakan, jasad Sapto pertama kali ditemukan oleh seorang nelayan yang hendak mengangkat bubu atau perangkap ikan yang dipasang di perairan Air Dapur Luar, Kelurahan Galang Baru, Kecamatan Galang, Sabtu (14/2/2026).

Saat bubu ditarik ke atas, nelayan itu terkejut mendapati sesosok tubuh pria dalam kondisi sudah membengkak dan tersangkut pada alat tangkapnya.

Penemuan itu langsung dilaporkan kepada aparat di Polsek Galang.

Polisi bersama warga kemudian melakukan proses evakuasi dari tengah laut menuju daratan.

Korban selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri untuk menjalani pemeriksaan medis serta proses identifikasi lebih lanjut.

Dari hasil visum sementara, polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh pria yang menjabat sebagai Bendahara Keuangan RSBP Batam tersebut. (Tribunbatam.id/Ucik Suwaibah)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved