Jumat, 1 Mei 2026

Tiket Mudik dari Batam Ludes, Tujuan Padang di Atas Rp2,5 Juta, Warga Harap Extra Flight

puncak libur Hari Raya Hijriah, sejumlah warga di Batam mengeluhkan tingginya harga tiket penerbangan dari Batam tujuan sejumlah daerah.

Tayang:
TribunBatam.id/Beres Lumbantobing
BANDARA HANG NADIM BATAM - Potret penumpang di ruang tunggu boarding tiket Bandara Udara Hang Nadim Batam saat libur Imlek. Calon penumpang keluhkan harga tiket pesawat untuk mudik yang naik, bahkan habis ketersediannya. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM – Menjelang puncak libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, sejumlah warga di Batam mengeluhkan tingginya harga tiket penerbangan dari Batam tujuan sejumlah daerah. 

Pantauan TribunBatam.id di platform pemesanan perjalanan Traveloka, Selasa (24/2) untuk rute Batam–Padang, Sumatera Barat, tiket mulai H-3 hingga H-1 Idul Fitri dibanderol di kisaran Rp2,8 juta.

Sementara untuk H-10, tiket penerbangan langsung sudah tidak tersedia.

Kondisi serupa juga terjadi pada penerbangan Batam - Surabaya juga serupa.

Tiket penerbangan langsung telah habis dan tersedia transit dengan harga di atas 2,5 juta Rupiah. 

Lalu Batam - Kuala Namu juga demikan, tiket hanya tersedia transit dengan harga diatas 1,5 juta.

Lalu ada Batam - Pekan Baru juga meroket, harga tiket yang biasanya 700 ribuan, kini di atas 1,5 juta. 

Seorang calon pemudik tujuan Surabaya, Nola, mengeluhkan lonjakan harga tiket yang dinilainya sangat memberatkan.

“Sekarang harganya melonjak naik, itu pun yang ada tinggal transit. Kalau langsung sudah habis,” ujarnya, Selasa (24/2/2026).

Ia menyebutkan, tiket ke Surabaya yang tersedia saat ini sudah berada di atas Rp2,5 juta dengan waktu transit yang cukup lama.

“Untuk Surabaya saja sudah di atas Rp2 juta. Transitnya juga lama,” tambahnya.

Hal serupa juga dirasakan calon pemudik tujuan Kualanamu, Sela Tiket yang tersedia hanya penerbangan transit dengan harga di atas Rp1,5 juta. 

Sementara untuk rute Batam–Pekanbaru, harga tiket yang biasanya berkisar Rp700 ribuan kini meroket hingga di atas Rp2 juta dan mayoritas merupakan penerbangan transit.

Lonjakan harga dan keterbatasan tiket ini dipicu tingginya animo masyarakat untuk pulang kampung setelah setahun bekerja di perantauan. 

Kini, sejumlah warga berharap maskapai dapat menambah jadwal penerbangan atau menyediakan extra flight guna mengakomodasi kebutuhan pemudik.

“Kami berharap ada tambahan penerbangan langsung atau extra flight supaya harga bisa lebih terjangkau,” harap Nola. (TribunBatam.id/Bereslumbantobing)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved